ALAT KOMUNIKASI CANGGIH


Suatu ketika Si Joni, sang eksekutif muda, sedang menunggu temannya di Lobby sebuah hotel.

Ketika dia duduk di kursi Lobby, dia melihat seorang bapak yang mondar-mandir berbicara sendiri sambil menarik koper besar beroda.

Karena rasa ingin tahunya si Joni pun menghampiri bapak tua yang ia
perhatikan sedari tadi.

Si Bapak tua yang masih terus sibuk bicara sendiri sambil menarik koper tersebut tidak menghiraukan kedatangan Joni.

Dengan nekad si Joni pun menyapa bapak itu,

“Pak…, dari tadi kok ngomong sendiri aja…??”, tegur si Joni.

“Oh.., ini Dek.., Bapak sedang membicarakan masalah bisnis dengan klien di Amerika..”, jawab si Bapak.

“Oh ya…, bicara melalui apa Pak..?? saya tidak lihat Bapak pake handphone..?”, tanya si Joni bingung.

“Ah ini.., saya menggunakan teknologi komunikasi tercanggih produksi perusahaan kami.., dengan microchip kecil ini…, saya cukup menempelkannya di kerah jas saya dan saya dan bebas berkomunikasi dengan siapa saja” kata si Bapak sambil menunjukan micro chipnya dengan bangga.

“Wah hebat…, bisa dibeli di mana Pak..?? Kebetulan saya juga sedang butuh alat komunikasi yang seperti ini” ujar si Joni.

“Ah, kebetulan sekali.., perusahaan kami sedang promosi, jadi ini buat Adik saja..” si Bapak menawarkan sambil ngeloyor pergi.

“Thanks banget nih Pak…”, kata si Joni girang.

Setelah mengamati alat tersebut untuk beberapa saat, si Joni teriak memanggil sang Bapak,

“Paakk..!!! kopernya ketiggalan..!!!”.

Dari jauh si Bapak berteriak menjawab, “Ambil saja Dik.., itu baterainya..!!!”

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 114 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: