Bersabarlah Wahai Saudaraku…


Seorang muslim sejati tidak pernah terlepas dari tiga keadaan yang merupakan tanda kebahagiaan, yaitu bila dia mendapat nikmat maka dia bersyukur, bila mendapat cobaan maka dia bersabar dan bila berbuat dosa maka dia beristighfar. Sungguh menakjubkan keadaan seorang muslim. Bagaimanapun keadaannya dia tetap masih bisa menuai pahala.

Betapa Mulianya Sabar

Diantara ketiga keadaan ini datangnya cobaan demi cobaan terkadang membuat hati kita mendongkol, lisan menggerutu dan tangan melayang lempar sana, lempar sini, tonjok kanan tonjok kiri. Lalu apa hasilnya? Ingatlah saudaraku semoga Alloh merahmatimu, sesungguhnya Alloh menjanjikan kebersamaan-Nya yang istimewa bagi orang-orang yang mau bersabar.
Alloh Ta’ala berfirman, “Dan bersabarlah kalian sesunguhnya Alloh bersama orang-orang yang sabar.” (Al Anfal: 46). Inilah kebersamaan khusus yang Alloh janjikan berupa penjagaan, pertolongan dan pembelaan di saat yang dibutuhkan. Bahkan dengan kesabaran jugalah kepemimpinan dalam agama bisa diraih.
Alloh Ta’ala berfirman, “Dan Kami telah menjadikan pemimpin-pemimpin di kalangan mereka (Bani Isro’il) yang membimbing dengan petunjuk dari Kami tatkala mereka mau bersabar dan senantiasa meyakini ayat-ayat Kami.” (As Sajdah: 24). Sehingga Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan, “Dengan sabar dan yakin itulah akan bisa diraih imamah/kepemimpinan dalam ad dien.”

Dan sifat sabar termasuk salah satu ciri yang melekat pada diri para Rosul manusia-manusia paling mulia di atas muka bumi. Alloh Ta’ala berfirman, “Sungguh para Rosul sebelum engkau (Muhammad) telah didustakan maka mereka pun bersabar terhadap pendustaan itu, dan mereka disakiti hingga tibalah pertolongan Kami.” (Al An’am: 34). Demikianlah betapa agungnya sabar. Sampai-sampai Rosul bersabda, “Sesungguhnya datangnya kemenangan itu bersama dengan kesabaran.” (Arba’in no. 19)

Pengertian Sabar dan Macam-Macamnya

Sabar adalah menahan jiwa dari mendongkol, menahan lisan dari berkeluh kesah dan marah serta menahan anggota badan dari melakukan perbuatan-perbuatan yang diharamkan seperti menampar-nampar pipi atau merobek-robek kerah baju (Al Jadid fi Syarhi Kitab At Tauhid, hlm. 314). Sabar ada tiga macam;

(1) Sabar dalam ketaatan,
(2) Sabar dalam menahan diri dari melakukan kemaksiatan dan
(3) Sabar dalam menghadapi takdir Alloh yang terasa menyakitkan.

Di antara ketiga macam sabar ini, sabar dalam ketaatan adalah macam sabar yang tertinggi. Namun adakalanya bersabar dalam menahan diri dari kemaksiatan justeru lebih berat daripada bersabar dalam ketaatan.
Syaikh Al Utsaimin menjelaskan, Seperti misalnya cobaan yang menimpa seorang laki-laki berupa godaan wanita cantik yang mengajaknya untuk berzina di tempat sunyi yang tidak diketahui siapapun selain Alloh, sementara laki-laki ini masih muda dan memendam syahwat dalam dirinya. Maka bersabar agar tidak terjatuh dalam maksiat seperti ini menjadi lebih sulit bagi jiwanya. Bisa jadi mengerjakan sholat seratus rokaat itu lebih ringan baginya daripada harus menghadapi beratnya ujian semacam ini. (Al Qoulul Mufid, Syaikh Al Utsaimin)

Alloh Ta’ala berfirman, “Alloh mencintai orang-orang yang sabar.” (Ali Imron: 146). Ujian demi ujian hendaknya justeru menempa kepribadian kita agar menjadi hamba yang semakin dicintai oleh Alloh Ta’ala, yang bersyukur bila mendapat nikmat, bertaubat bila berdosa dan bersabar dalam ketaatan, dalam menghindari maksiat dan tatkala menghadapi musibah. Wallohul musta’aan.

***

Penulis: Abu Mushlih Ari Wahyudi
Artikel http://www.muslim.or.id

PIAGAM MADINAH


[Masjid_AnNabawi.jpg]

Piagam Madinah Saat sudah menetap di Madinah, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mulai mengatur hubungan antar individu di Madinah. Berkait tujuan ini, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menulis sebuah peraturan yang dikenal dengan sebutan Shahîfah atau kitâb atau lebih dikenal sekarang dengan sebutan watsîqah (piagam). Mengingat betapa penting piagam ini dalam menata masyarakat Madinah yang beraneka ragam, maka banyak ahli sejarah yang berusaha membahas dan meneliti piagam ini guna mengetahui strategi dan peraturan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam menata masyarakatnya. Dari hasil penelitian mereka ini, mereka berbeda pendapat tentang keabsahannya. Penulis kitab as Sîratun Nabawiyah Fi Dhauil Mashâdiril Ashliyyah, setelah membawakan banyak riwayat tentang piagam ini berkesimpulan bahwa riwayat tentang Piagam Madinah derajatnya hasan lighairihi

[1]. SEJARAH PENULISAN PIAGAM

Penulis kitab as Sîratun Nabawiyah as Shahîhah mengatakan : “Pendapat yang kuat mengatakan bahwa piagam ini pada dasarnya terdiri dari dua piagam yang disatukan oleh para ulama ahli sejarah. Yang satu berisi perjanjian dengan orang-orang Yahudi dan bagian yang lain menjelaskan kewajiban dan hak kaum muslimin, baik Anshâr maupun Muhâjirîn. Dan menurutku, pendapat yang lebih kuat yang menyatakan bahwa perjanjian dengan Yahudi ini ditulis sebelum perang Badar berkobar. Sedangkan piagam antara kaum Muhâjirîn dan Anshâr ditulis pasca perang Badar

[2]. At Thabariy rahimahullah mengatakan : “Setelah selesai perang Badar, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tinggal di Madinah. Sebelum perang Badar berkecamuk, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah membuat perjanjian dengan Yahudi Madinah agar kaum Yahudi tidak membantu siapapun untuk melawan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, (sebaliknya-pent) jika ada musuh yang menyerang beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam di Madinah, maka kaum Yahudi harus membantu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Setelah Rasulullah berhasil membunuh orang-orang kafir Quraisy dalam perang Badar , kaum Yahudi mulai menampakkan kedengkian ….. dan mulai melanggar perjanjian.

[3] ” Sedangkan kisah yang dibawakan dalam Sunan Abu Dawud rahimahullah yang menceritakan, bahwa setelah pembunuhan terhadap Ka’ab bin al Asyrâf (seorang Yahudi yang sering menyakiti Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam di Madinah) dan orang-orang Yahudi dan musyrik madinah mengeluhkan hal itu kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajak mereka untuk membuat sebuah perjanjian yang harus mereka patuhi. Lalu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menulis perjanjian antara kaum Yahudi dan kaum muslimin. Ada kemungkinan ini adalah penulisan ulang terhadap perjanjian tersebut. Dengan demikian, kedua riwayat tersebut bisa dipertemukan

[4], riwayat pertama yang dibawakan oleh para ahli sejarah yang menyatakan kejadian itu sebelum perang Badar dan riwayat kedua yang dibawakan oleh Imam Abu Daud rahimahullah yang menyatakan kejadian itu setelah perang Badar. ISI PIAGAM Berikut ini adalah poin-poin piagam yang kami bawakan secara ringkas [5] :

A. Point-Point Yang Berkait Dengan Kaum Muslimin

1. Kaum mukminin yang berasal dari Quraisy dan Yatsrib (Madinah), dan yang bergabung dan berjuang bersama mereka adalah satu umat, yang lain tidak.

2. Kaum mukminin yang berasal dari Muhâjirîn , bani Sa’idah, Bani ‘Auf, Bani al Hârits, Bani Jusyam, Bani Najjâr, Bani Amr bin ‘Auf, Bani an Nabît dan al Aus boleh tetap berada dalam kebiasaan mereka yaitu tolong-menolong dalam membayar diat di antara mereka dan mereka membayar tebusan tawanan dengan cara baik dan adil di antara mukminin.

3. Sesungguhnya kaum mukminin tidak boleh membiarkan orang yang menanggung beban berat karena memiliki keluarga besar atau utang diantara mereka (tetapi mereka harus-pent) membantunya dengan baik dalam pembayaran tebusan atau diat.

4. Orang-orang mukmin yang bertaqwa harus menentang orang yang zalim diantara mereka. Kekuatan mereka bersatu dalam menentang yang zhalim, meskipun orang yang zhalim adalah anak dari salah seorang diantara mereka.

5. Jaminan Allah itu satu. Allah memberikan jaminan kepada kaum muslimin yang paling rendah. Sesungguhnya mukminin itu saling membantu diantara mereka, tidak dengan yang lain.

6. Sesungguhnya orang Yahudi yang mengikuti kaum mukminin berhak mendapatkan pertolongan dan santunan selama kaum Yahudi ini tidak menzhalimi kaum muslimin dan tidak bergabung dengan musuh dalam memerangi kaum muslimin

B. Point Yang Berkait Dengan Kaum Musyrik Kaum musyrik

Madinah tidak boleh melindungi harta atau jiwa kaum kafir Quraisy (Makkah) dan juga tidak boleh menghalangi kaum muslimin darinya. C. Point Yang Berkait Dengan Yahudi

1. Kaum Yahudi memikul biaya bersama mukminin selama dalam peperangan.

2. Kaum Yahudi dari Bani ‘Auf adalah satu umat dengan mukminin. Kaum Yahudi berhak atas agama, budak-budak dan jiwa-jiwa mereka. Ketentuan ini juga berlaku bagi kaum Yahudi yang lain yang berasal dari bani Najjâr, bani Hârits, Bani Sâ’idah, Bani Jusyam, Bani al Aus, Bani dan Bani Tsa’labah. Kerabat Yahudi (di luar kota Madinah) sama seperti mereka (Yahudi).

3. Tidak ada seorang Yahudi pun yang dibenarkan ikut berperang, kecuali dengan idzin Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam

4. Kaum Yahudi berkewajiban menanggung biaya perang mereka dan kaum muslimin juga berkewajiban menanggung biaya perang mereka. Kaum muslimin dan Yahudi harus saling membantu dalam menghadapi orang yang memusuhi pendukung piagam ini, saling memberi nasehat serta membela pihak yang terzhalimi D. Point-Point Yang Berkait Dengan Ketentuan Umum

1. Sesungguhnya Yatsrib itu tanahnya haram (suci) bagi warga pendukung piagam ini. Dan sesungguhnya orang yang mendapat jaminan (diperlakukan) seperti diri penjamin, sepanjang tidak melakukan sesuatu yang membahayakan dan tidak khianat . Jaminan tidak boleh tidak boleh diberikan kecuali dengan seizin pendukung piagam ini

2. Bila terjadi suatu persitiwa atau perselisihan di antara pendukung piagam ini, yang dikhawatirkan menimbulkan bahaya, maka penyelesaiannya menurut Allah Azza wa Jalla, dan Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam

3. Kaum kafir Quraisy (Mekkah) dan juga pendukung mereka tidak boleh diberikan jaminan keselamatan

4. Para pendukung piagam harus saling membantu dalam menghadapi musuh yang menyerang kota Yatsrib

5. Orang yang keluar (bepergian) aman, dan orang berada di Madinah juga aman, kecuali orang yang zhalim dan khianat. Dan Allah Azza wa Jalla adalah penjamin bagi orang yang baik dan bertakwa juga Muhammad Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Pelajaran Dari Piagam Madinah

1. Piagam ini dianggap sebagai peraturan tertulis pertama di dunia

2. Para ulama tidak mengatakan bahwa diantara hukum-hukum yang tercantum dalam piagam ini ada yang di nasakh kecuali perjanjian dengan Yahudi atau non muslim dengan tanpa kewajiban membayar jizyah (pajak). Hukum ini terhapus dengan firman Allah k dalam Surat at Taubah/9 : 29

3. Sebagian para ulama mengatakan bahwa hubungan kaum muslimin dengan Yahudi yang terdapat dalam piagam tersebut sejalan dengan firman Allah dalam al Qur’an Surat al Mumtahanah/60 : 8, yang artinya : Allah tiada melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tidak memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu.

4. Piagam ini telah mengatur berbagai sisi kehidupan umat

5. Dalam piagam ini terdapat landasan perundang-undangan, misalnya :

a. Pembentukan umat berdasarkan aqidah dan agama sehingga mencakup seluruh kaum muslimin dimanapun berada

b. Pembentukan umat atau jama’ah berdasarkan tempat tinggal, sehingga mencakup muslim dan non muslim yang tinggal disana

c. Adanya persamaan dalam pergaulan secara umum

d. Larangan melindungi pelaku kriminal

e. Larangan bagi kaum Yahudi untuk ikut berperang kecuali dengan idzin Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam

f. Larangan perbuatan zhalim pada harta, kehormatan dan lain sebagainya

g. Larangan melakukan perjanjian damai secara pribadi dengan musuh

h. Larangan melindungi pihak musuh

i. Keharusan ikut andil dalam pembiayaan yang diperlukan dalam rangka membela negara

j. Keharusan membayar diyat dari yang melakukan pembunuhan

k. Tebusan tawanan

l. Melestarikan kebiasaan yang baik Dinukil dari : – as Sîratun Nabawiyah as Shahihah, DR Akram Dhiya’ al Umariy – as Sîratun Nabawiyah Fi Dhauil Mashâdiril Ashliyyah, DR Mahdi Rizqullah Ahmad [Disalin dari majalah As-Sunnah Edisi 10/Tahun

10 Jembatan Tertinggi di dunia



//

10 jembatan tertinggi di dunia, yang memiliki fungsi sebagai penghubung transportasi dan juga sebuah mahakarya kontrsuksi yang bisa di jadikan kebanggaan negara dimana jembatan itu berada.

Spoiler for 10.THE VERRAZANO-NARROWS BRIDGE:

Dinamai dengan nama penjelajah Italia terkenal Giovanni da Verrazano, jembatan ini memiliki menara tinggi 693 kaki dan memiliki rentang pusat 4.260 kaki (1.298 m). Dibangun tahun 1964 sampai 1981, adalah jembatan gantung terbesar di dunia. Jembatan ini menghubungkan Brooklyn dengan Staten Island dan telah memainkan peranan penting dalam pembangunan kawasan Big Apple tersebut.


Spoiler for 9. LE PONT DE NORMANDIE :

Jembatan ini berlokasi di Perancis, Panjangnya 2.800 kaki panjang, dengan tinggi 165 meter di atas permukaan air atas Sungai Siene. Pada saat selesai, biaya konstruksi mencapai 465 juta dolar.


Spoiler for 8.PENANG BRIDGE / JAMBATAN PULAU PENANG:

Selain terkenal dengan Petronas Towers nya yang tergolong bangunan tertinggi di dunia, Malaysia membanggakan Jembatan Penang ( orang setempat menamainya jembatan Pulau Penang) sebagai satu dari kehebatan bangunan struktur nasional malaysia. Dianggap sebagai jembatan terpanjang ketiga di dunia, jembatan Penang berdiri 8,4 km di atas air, memiliki empat menara di midspan berdiri 101,5 meter dan membentang 13.5 km dari Seberang Prai di daratan Malaysia sampai Gelugor di Pulau Penang. Butuh waktu 40 tahun sejak awal konsepsi sampai terwujud dan secara resmi dibuka pada tahun 1985. Sekarang jembatan itu melayani lebih dari 70.000 orang per hari dan tetap menjadi sumber kebanggaan bagi Malaysia.


Spoiler for 7. TATARA BRIDGE:

Sekarang giliran Jepang. Jembatan Tatara yang menghubungkan pulau-pulau Jepang Honshu dan Shikoku di seberang Laut Pedalaman Seto dan dikenal memiliki rentang terpanjang dari jembatan kabel lain di dunia. Memiliki ketinggian 220 meter (sampai menara baja) dan memiliki pusat rentang 890 meter. Jembatan mengagumkan Jepang ini dibuka pada tahun 1999. Jembatan ini dibagun hanya dalam waktu 6 tahun dengan konstruksi yang mengagumkan.


Spoiler for 6. THE GOLDEN GATE BRIDGE :

Jembatan gantung elegan ini telah muncul dalam berbagai novel, pertunjukan, film film hollywood. Memiliki ketinggian 227,4 meter dan menghubungkan kota San Francisco dan Marin County. Meskipun menghadapi reaksi keras dan tuntutan hukum, konstruksi jembatan selesai pada 1937. Ini difasilitasi laju pertumbuhan ekonomi di kota dan di daerah sekitarnya. Arsitektur dan kemegahan nya telah melekat dihati semua orang, tidak hanya warga setempat, amerika, tapi semua orang di dunia.


Spoiler for 5. THE GREAT BELT FIXED LINK :

Jembatan ini adalah tertinggi Eropa dan menghubungkan Zealand dengan pulau-pulau Funen di great belt denmark. Selesai pada tahun 1998, memiliki ketinggian 254 m dan terdiri dari sebuah jalan, sebuah terowongan kereta api dan sebuah kotak kayu palang jembatan. Istilah “Jembatan Sabuk Besar” biasanya tergolong ke jembatan gantung. Seperti dalam kasus pembangunan majorbridges lain nya, pembangunannya telah membuka jalan bagi usaha yang lebih baik di daerah. Jembatan ini merupakan jembatan milik Denmark dengan budjet termahal dalam sejarah, yaitu DKK 21.4 Milliar (kurs indonesianya berapa tuh?)


Spoiler for 4. NEW RIVER GORGE BRIDGE:

Jembatan besar lain di Amerika adalah New river gorge bridge, Berketinggian 267 meter diatas sebuah sungai (nama sungainya adalah New River) Lebih dari 17.000 mobil melintasi jembatan itu setiap hari dan dianggap sebagai jembatan kendaraan tertinggi di Amerika. The New River Gorge Bridge adalah jembatan baja terpanjang sebelum Jembatan Millau di Perancis, jembatan ini sekarang juga dipakai untuk olahraga Extreem Rappelling atau base jumping pada waktu Fayette county festival


Spoiler for 3. AKASHI-KAIKY BRIDGE . :

Ketinggian nya 298,3 Meter, terbentang diatas di atas Selat Akashi dan menghubungkan kota Kobe di pulau Honshu sampai Iwaya di Pulau Awaji. Selesai pada tahun 1998, ini adalah jembatan terpanjang di dunia kategori jembatan gantung, dengan rentang pusat 1.991 meter.


Spoiler for 2. ROYAL GORGE BRIDGE:

Jembatan ini berketinggian 321 Meter di atas Sungai Arkansas. Yang merupakan jembatan tertinggi di AS, jembatan gantung tertinggi di dunia. Terletak dekat Canon City, Colorado, Jembatan ini selesai pada tahun 1929, dengan panjang 384 meter,lebar 5 meter dan lebar tergantung dari menara yang tingginya 46 meter. Jembatan ini telah terdaftar dalam Daftar Nasional Tempat Bersejarah dan dibangun terutama untuk tujuan pariwisata.


Spoiler for 1. MILLAU VIADUCT:

Berada pada ketinggian 343 Meter dan dinobatkan sebagai jembatan tertinggi dunia, berada di Prancis, jembatan ini sangat mengesankan bahkan bila di ukur ketinggian nya hampir sedikit menyamai Empire state building, memiliki struktur yang sangat kokoh dan mengagumkan bahkan pernah masuk dalam Channel National Geographic dalam edisi “Megastructure”, di resmikan langsung oleh Presiden Prancis Jacques Chirac dan telah menjadi kebanggan bagi negara Perancis.


PEMBELAJARAN NABI MUSA


Tongkat Musa


Tongkat itu seketika menjadi ular raksasa. Para penyihir Fir’aun terperangah. Fir’aun dan rakyat Mesir yang menyaksikan pertarunga itu terkesiap. Tapi semua hanya berlangsung sesaat, karena ular-ular mereka seketika ditelan habis oleh ular raksasa Musa. Dan panggung pun jadi gundah. Para penyihir itu takluk. Lalu bersujud dan menyatakan ikrar iman kepada Tuhan yang disembah Musa. Namun pertarungan tak selesai di situ.

Fir’aun terus mengejar Musa. Kisah itu pun berkembag menjadi sebuah drama paling kolosal sepanjang sejarah manusia. Puncaknya adalah pengejaran fisik terhadap Musa bersama seluruh pengikutnya. Dalam situasi terpojok seperti itu seharusnya Musa berlari ke gunung seperti yang kita baca dalam ilmu strategi perang. Tapi Musa justru berlari ke tepi laut. Berita itu membuat Fir’aun tersenyum penuh kemenangan. Seperti yakin bahwa riwayat Musa akan berakhir di situ. Namun justru riwayat Fir’aunlah yang berakhir di situ.

Sebab tongkat Musa sekali lagi bekerja dengan cara lain. Tongkat itu membelah laut merah yang kemudian memberi jalan bagi mereka berlari dari kejaran tentara Fir’aun. Dan Fir’aun tidak juga menyadari kalau itu adalah jebakan terakhir yang akan menutup riwayat keangkuhan dan kerajaannya. Begitulah Fir’aun menyeberangi laut yang seketika tertutup kembali setelah sebelumnya dibelah oleh tongkat Musa.

Tongkat Musa bukanlah simbol pengetahuan. Itu adalah simbol dari apa yang oleh para ahli strategi sekarang disebut sebagai hard power. Itu merupakan tools yang digunakan untuk mengajar, bukan terutama untuk menghancurkan. Karena nabi-nabi itu seluruhnya diturunkan untuk satu misi: mengajar manusia. Cara manusia belajarlah yang membedakan tools yang tepat yang digunakan untuk mengajar mereka.

Dalam situasi Fir’aun dan zamannya, hanya hard power yang bisa menundukkan dan menaklukkan mereka, serta menyadarkan mereka bahwa di atas kebesaran mereka ada yang jauh lebih Maha Besar. Itu cara belajar yang primitive karena sepenuhnya bertumpu pada dimensi visual, dan relatif mengabaikan semua dimensi penalaran. Di sini nasihat tidak berpengaruh. Kebenaran berpengaruh hanya ketika ia menang dalam pertarungan fisik.

Hard power itu, di zaman kita, adalah kuasa teknologi yang sebagiannya menjelma pada mesin perang modern. Jika tongkat Musa adalah symbol hard power, maka keunggulan itu berasal dari mukjizat Allah yang diwahyukan kepada Musa. Itu pengetahuan di atas pengetahuan zamannya, persis seperti Nuh yang diwahyukan membuat perahu untuk mengantisipasi banjir. [Anis Matta, sumber : Serial Pembelajaran Majalah Tarbawi edisi 221]

SOAL JAWAB POLIGAMI


Yth : Bpk/Ibu Pembina
>
> Adapun masalah yang ingin saya pertanyakan, yaitu :
> Mengenai Poligami dalam Islam.
>
> 1. Apakah Poligami dibenarkan secara Islam ???
> Kalau iya, mohon dijelaskan dasarnya apa, dan tujuannya??
> 2. Kenyataannya banyak kaum hawa yang Islam juga tidak bisa menerima
> kenyataan tersebut. Lantas bagaimana ???
> 3. Apakah ada rasa keadilan, jika seandainya pihak lelaki di bolehkan
> mempunyai istri lebih dari satu, sementara wanitanya tidak.
>
> Saya sangat mengharapkan petunjuk yang lengkap dan tegas dari Bapak,
> agar kiranya permasalahannya ini dapat lebih jelas.
>
> Atas jawabannya, terlebih dahulu saya ucapkan terima kasih.

Jawaban:

Assalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh,

Perkenanlah saya untuk menjawab pertanyaan sahabat walaupun sudah
sangat terlambat, insya Allah:

Poligami dalam Islam diperbolehkan sesuai dengan ayat berikut:

***4:3***
3. Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap
(hak-hak) perempuan yang yatim (bilamana kamu mengawininya),
maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi : dua,
tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat
berlaku adil [265], maka (kawinilah) seorang saja [266],
atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah
lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya.

[265] Berlaku adil ialah perlakuan yang adil dalam meladeni isteri
seperti pakaian, tempat, giliran dan lain-lain yang bersifat
lahiriyah.
[266] Islam memperbolehkan poligami dengan syarat-syarat tertentu.
Sebelum turun ayat ini poligami sudah ada, dan pernah pula
dijalankan oleh para Nabi sebelum Nabi Muhammad s.a.w.
Ayat ini membatasi poligami sampai empat orang saja.

Tujuan dari poligami ini antara lain:

- membantu wanita dan anak-anaknya yang ditinggal mati oleh sang suami.
– membantu anak-anak yatim piatu;
– membantu wanita-wanita yang miskin, dan belum mendapatkan jodohnya,
fokusnya mengangkat dia dari kemiskinan;
– secara tidak langsung mengurangi kalau bisa menghapuskan perzina-an.

Kalau menurut kenyataan masih banyak wanita muslimah yang tidak
setuju/menentang poligami mungkin didasari oleh berbagai alasan,
misalnya takut suaminya tidak bisa adil, mungkin takut tidak tercukupi,
mungkin tujuan dari kawin lagi tidak sesuai dengan contoh Rasul, atau
mungkin si wanita tersebut belum memahami tentang Islam.
Sikap kita:
- Bagi si laki-laki harus mengerti benar tentang hukum Islam, khususnya
hukum tentang poligami, bahwa poligami dilakukan bukan atas dorongan
hawa nafsu.

– Jelaskan sampai mengerti betul kepada si wanita/isteri tentang Islam.

Perihal keadilan adalah yang tahu Allah. Secara fisik saja kalau
laki-laki mempunyai isteri lebih dari satu, yang jelas dia mampu memberi
nafkah. Kedua kalau anak-anaknya lahir, sudah pasti siapa bapaknya.
Sedangkan kalau seorang wanita melakukan poliandri, kalau dia punya anak
akan susah diketahui siapa bapaknya. Tidak mungkin kan satu anak
mempunyai ayah lebih dari satu. Sedangkan dalam Islam sebutan seorang
anak itu mengikuti bapaknya (bin atau binti).

Wallahu a’lamu bisahawab

Wassalam,

Saya yang bodoh,

Saudara,
>
>1) Apakah hak2 seorang isteri kedua didalam Islam? Terutamanya kalau
dibandingkan dengan hak2 isteri pertama?
>
>2) Wajarkah seorang perempuan menerima pinangan seorang lelaki yg sudah
berkahwin ( dan mempunyai anak) walhal lelaki ini hanya menceritakan
statusnya (yg dia sudah berkawin) setelah hampir setahun berkenalan?
Tambahan pula lelaki ini hanya berterus-terang setelah rahsia statusnya
terbongkar setelah org lain memberitahu perempuan itu? Alasan yg diberi
kerana tidak berterus-terang ialah:
>a) tidak mahu kehilangan wanita berkenaan
>b) mahukan lebih zuriat (isterinya tidak mampu memberi zuriat lagi)
>c) menghadapi masalah ‘komunikasi’ bersama isteri.

Jawaban:

Assalamualaikum wr.wb.

1. Dalam Syariat islam istri ke dua mempunyai hak dan keawajiban yang sama
dengan istri pertama antara lain dia berhak menerima nafkah baik batiniah
maupun materiil. Dia pun berkewajiban untuk melayani suami sebagai mana
diwajibkan oleh Islam.

Bagi suami yang beristri lebih dari satu ( poligami ) Al-Qur’an
mewajibkannya untuk berlaku adil terhadap isteri isterinya. Kewajiban
berlaku adil tersebut menurut para ulama hanya berlaku pada segala sesuatu
yang bersifat dzohiri alias materi dan yang semisalnya.

2. Dalam pandangan Syariat, boleh saja. Karena pada prinsipnya pinangan
dalam Islam adalah cara yang dipakai untuk menunjukkan keinginan seorang
pria untuk menikahi seorang wanita dengan persetujuan wanita tersebut.
Tidak ada persyaratan bahwa pria yang meminang harus jejaka karena Islam
membolehkan seorang pria menikahi lebih dari 1 wanita.
Apalagi jika pinangan itu diterima setelah pihak wanita mengetahui status
yang meninang, hal tersebut menunjukkan bahwa pihak wanita ridho dengan
keadaannya sebagai istri ke-dua sekaligus ridho dengan apa yang akan
dihadapinya setelah menikah nanti.

Wassalamualaikum wr.wb.

Saya sering baca di artikel di kolom konsultasi tentang hal keluarga yaitu mengenai syarat bila seorang suami mempunyai niat untuk menikah lagi disamping adil ( menurut syariat ) juga ada izin dari istri ( menurut UU ), sekarang yang ingin saya tanyakan bagaimana cara yang terbaik dan terpuji untuk menyampaikan atau meminta izin kepada istri tentang niat tersebut ?, Sedangkan seperti kita ketahui semua, wanita mana yang tidak shok dan sakit hati mendengar atau mengetahui suaminya mempunyai niat seperti itu, walaupun tujuan dan maksud dari suami baik (tidak untuk mempermainkan istri atau mencari kesenangan sendiri),memang hal yang tidak dengan mudah bisa diterima mungkin seribu satu wanita didunia ini yang bisa memahami hal ini, lalu bagaimana cara meyakinkan istri tentang tujuan dan niatan suami tersebut ? demikian. Jazakumullah,… Jawaban: Assalamualaikum wr.wb. Islam memang melegalisasi poligami. Tapi jangan lupa legalisasi tersebut juga memiliki syarat-syarat tertentu yang harus dipenuhi oleh individu yang akan melaksanakannya. Intinya pembolehan tersebut, agar tidak menjadi sarana pelampiasan nafsu, dijadikan oleh Allah sebagaimujian kepada hamba-Nya. Karena banyak yang harus diperhatikan oleh seorang pria untuk melakukan nhal tersebut. Salah satunya adalah apakah dengan menikah lagi dia tidak menghancurkan keluarga yang telah dibinanya. JIka sampai menghancurkan maka dia harus memeikirkan berapa banyak dosa yang ditanggungnya jika sampai -naudzubillah- keluarganya yang notabene merupakan kewajibannya hancur berantakan. Mungkin ini hanya sekedar pertimbangan saja. Cara terbaik untuk menyampaikannya mungkin hanya anda yang tahu, karena sifat dan perilaku orang berbeda2. Semoga Allah memberi anda petunjuk. Wassalamualaikum wr.wb.

HAL-HAL YANG MEMBATALKAN KEISLAMAN


Segala puji bagi Allah U, Shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada nabi yang terahir Muhammad r, para keluarga dan para Sahabat beliau, serta kepada orang- orang yang setia mengikuti petunjuk beliau.

Selanjutnya : ketahuilah, wahai saudaraku kaum muslimin, bahwa Allah U telah mewajibkan kepada seluruh hamba – hambaNya untuk masuk ke dalam agama Islam dan berpegang teguh denganya serta berhati –hati untuk tidak menyimpang darinya.

Allah juga telah mengutus NabiNya Muhammad r untuk berdakwah ke dalam hal ini, dan memberitahukan bahwa barang siapa bersedia mengikutinya akan mendapatkan petunjuk dan barang siapa yang menolaknya akan sesat.

Allah juga mengingatkan dalam banyak ayat- ayat Al-Qur’an untuk menghindari sebab- sebab kemurtadan, segala macam kemusyrikan dan kekafiran.

Para ulama rahimahumullah telah menyebutkan dalam bab hukum kemurtadan, bahwa seorang muslim bisa di anggap murtad ( keluar dari agama Islam) dengan berbagai macam hal yang membatalkan keislaman, yang menyebabkan halal darah dan hartanya dan di anggap keluar dari agama Islam.

Yang paling berbahanya dan yang paling banyak terjadi ada sepuluh hal, yang di sebutkan oleh Syekh Muhammad bin Abdul Wahhab dan para ulama lainnya, dan kami sebutkan secara ringkas, dengan sedikit tambahan penjelasan untuk anda, agar anda dan orang – orang selain anda berhati hati dari hal ini, dengan harapan dapat selamat dan terbebas darinya.

Pertama:

Diantara sepuluh hal yang membatalkan keislaman tersebut adalah mempersekutukan Allah Y ( syirik ) dalam beribadah.

Allah Y berfirman:

] إن الله لا يغفر أن يشرك به ويغفر ما دون ذلك لمن يشاء[ سورة النساء، الآية : 116

Artinya : “ Sesungguhnya Allah Y tidak mengampuni dosa syirik(menyekutukan ) kepadaNya, tetapi mengampuni dosa selain itu, kepada orang – orang yang dikehendakinya “.( Annisa’ ayat : 116)

Allah Y berfirman:

] إنه من يشرك بالله فقد حرم الله عليه الجنة ومأواه النار وما للظالمين من أنصار[ سورة المائدة : 72.

Artinya: “ sesungguhnya orang yang mempersekutukan Allah, niscaya Allah akan mengharamkan surga baginya, dan tempat tinggalnya (kelak) adalah neraka, dan tiada seorang penolong pun bagi orang – orang zhalim” .( Al- Maidah : 72).

Dan di antara perbuatan kemusyrikan tersebut adalah ; meminta do’a dan pertolongan kepada orang- orang yang telah mati, bernadzar dan menyembelih korban untuk mereka.

Kedua:

Menjadikan sesuatu sebagai perantara antara dirinya dengan Allah Y, meminta do’a dan syafaat serta bertawakkal ( berserah diri ) kepada perantara tersebut.

Orang yang melakukan hal itu, menurut ijma’ ulama ( kesepakatan) para ulama, adalah kafir

Ketiga :

Tidak menganggap kafir orang- orang musyrik, atau ragu atas kekafiran mereka, atau membenarkan konsep mereka. Orang yang demikian ini adalah kafir.

Keempat:

Berkeyakinan bahwa tuntunan selain tuntunan Nabi Muhammad r lebih sempurna, atau berkeyakinan bahwa hukum selain dari beliau lebih baik, seperti ; mereka yang mengutamakan aturan - aturan thaghut (aturan – aturan manusia yang melampaui batas serta menyimpang dari hukum Allah ), dan mengesampingkan hukum Rasulullah r , maka orang yang berkeyakinan demikian adalah kafir.

Kelima :

Membenci sesuatu yang telah ditetapkan oleh Rasulullah r , meskipun ia sendiri mengamalkannya. Orang yang sedemikian ini adalah kafir. Karena Allah Y telah berfirman :

] ذلك بأنهم كرهوا ما أنزل الله فأحبط أعمالهم [ سورة محمد, الآية : 9.

Artinya :Demikian itu adalah dikarenakan mereka benci terhadap apa yang di turunkan oleh Allah Y, maka Allah Y menghapuskan (pahala ) segala amal perbuatan mereka”. ( Muhammad : 9).

Keenam:

Memperolok–olok sesuatu dari ajaran Rasulullah r, atau memperolok – olok pahala maupun siksaan yang telah menjadi ketetapan agama Allah Y, maka orang yang demikian menjadi kafir, karena Allah Y telah berfirman :

] قل أبالله وآياته ورسوله كنتم تستهزئون لا تعتذروا قد كفرتم بعد إيمانكم [ سورة التوبة، الآية : 65-66.

Artinya : “ katakanlah ( wahai Muhammad ) terhadap Allah kah dan ayat – ayat Nya serta RasulNya kalian memperolok – olok ? tiada arti kalian meminta maaf, karena kamutelah  kafir setelah beriman “ . (At- Taubah : 65- 66).

Ketujuh :

Sihir di antaranya adalah ilmu guna-guna yang merobah kecintaan seorang suami terhadap istrinya menjadi kebencian, atau yang menjadikan seseorang mencintai orang lain, atau sesuatu yang di bencinya dengan cara syaitani.dan orang yang melakukan hal itu adalah kafir, karena Allah Y telah berfirman :

] وما يعلمان من أحد حتى يقولا إنما نحن فتنة فلا تكفر[ سورة البقرة، الآية : 102.

Artinya :” Sedang kedua malaikat itu tidak mengajarkan  (suatu sihir) kepada seorangpun, sebelum mengatakan: sesungguhnya kami hanya cobaan bagimu, sebab itu janganlah kamu kafir “.( Al-Baqarah : 102.

Kedelapan:

Membantu dan menolong orang – orang musyrik untuk memusuhi kaum muslimin. Allah Y berfirman:

] ومن يتولّهم منكم فإنه منهم إن الله لا يهدي القوم الظالمين [ سورة المائة، الآية : 51.

Artinya : “ Dan barang siapa diantara kamu mengambil mereka (Yahudi dan Nasrani ) menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang tersebut termasuk golongan mereka. sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang – orang yang zhalim” .( Al- Maidah: 51).

Kesembilan:

Berkeyakinan bahwa sebagian manusia diperbolehkan tidak mengikuti syari’at Nabi Muhammad r , maka yang berkeyakinan seperti ini adalah kafir. Allah Y berfirman :

] ومن يبتغ غير الإسلام دينا فلن يقبل منه وهو في الآخرة من الخاسرين [ سورة آل عمران: 85.

Artinya:” Barang siapa menghendaki suatu agama selain Islam, maka tidak akan diterima agama itu dari padanya, dan ia di akhirat tergolong orang- orang yang merugi”.( Ali- Imran: 85).

Kesepuluh :

Berpaling dari ِِAgama Allah Y; dengan tanpa mempelajari dan tanpa melaksanakan ajarannya. Allah Y berfirman :

( ومن أظلم ممن ذكر بآيات ربه ثم أعرض عنها إنَّا من المجرمين منتقمون[ سورة السجدة : 22.

Artinya :  “ Tiada yang lebih zhalim dari pada orang yang telah mendapatkan peringatan melalui ayat – ayat Tuhannya, kemudian ia berpaling dari padanya. Sesungguhnya kami minimpakan pembalasan kepada orang yang berdosa “. ( As- Sajadah : 22).

Dalam hal- hal yang membatalkan keislaman ini , tak ada perbedaan hukum antara yang main-main, yang sungguh- sunnguh ( yang sengaja melanggar ) ataupun yang takut, kecuali orang yang di paksa. Semua itu merupakan hal- hal yang paling berbahaya dan paling sering terjadi. Maka setiap muslim hendaknya menghindari dan takut darinya. Kita berlindung kepada Allah Y dari hal- hal yang mendatangkan kemurkaan Nya dan kepedihan siksaanNya. Semoga shalawat dan salam dilimpahkan kepada makhluk Nya yang terbaik, para keluarga dan para sahabat beliau. Dengan ini maka habis dan selesai kata-katanya. Rahimahullah.

Termasuk dalam nomer empat :

Orang yang berkeyakinan bahwa aturan- aturan dan perundang – undangan yang diciptakan manusia lebih utama dari pada syariat Islam, atau bahwa syariat Islam tidak tepat untuk diterapkan pada abad ke dua puluh ini, atau berkeyakinan bahwa Islam adalah sebab kemunduran kaum muslimin, atau berkeyakinan bahwa Islam itu terbatas dalam mengatur hubungan antara manusia dengan Tuhannya saja, dan tidak mengatur urusan kehidupan yang lain.

Juga orang yang berpendapat bahwa  melaksanakan hukum Allah Y dan memotong tangan pencuri, atau merajam pelaku zina ( muhsan) yang telah kawin tidak sesuai lagi di masa kini.

Juga orang yang berkeyakinan diperbolehkannya pengetrapan hukum selain hukum Allah Y dalam segi mu’amalat syar’iyyah, seperti perdagangan, sewa menyewa, pinjam meminjam, dan lain sebagainya, atau dalam menentukan hukum pidana, atau lain-lainnya, sekalipun tidak disertai dangan keyakinan bahwa hukum- hukum tersebut lebih utama dari pada syariat Islam.

Kerena dengan demikian ia telah menghalalkan apa yang telah diharamkan oleh Allah Y , menurut kesepakatan para ulama’.sedangkan setiap orang yang telah menghalalkan apa yang sudah jelas dan tegas diharamkan oleh Allah Y dalam agama, seperti zina, minum arak, riba dan penggunaan perundang- undangan selain Syariat Allah Y, maka ia adalah kafir, merurut kesepakatan para umat Islam.

Kami mohon kepada Allah Y agar memberi taufiq kepada kita      semua untuk setiap hal yang di ridhai Nya, dan memberi petunjuk kepada kita dan kepada seluruh umat Islam jalannya yang lurus. Sesungguhnya Allah Y adalah Maha Mendengar dan maha Dekat. Shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Nabi kita Muhammad r, kepada para keluarga dan para shahabat beliau.

Tidak Semua Muslim Berkesempatan Melihat Ini


Thumbs up

Alhamdulillah agan” pastinya udah selesai menunaikan ibadah sholat Jum’at..dan mulai beraktifitas lagi kan.

Ane sekedar mau share ama agan” sekalian mengenai Makam” Orang-Orang yang Di Cintai ALLAH SWT, yang mungkin ga banyak orang Islam yang punya kesempatan untuk melihatnya.

Mohon maaf kalau thread ane ini REPSOL, kalau berkenan bantu di RATE aje ye gan…syukur” ade yang lemparin ane CENDOL….

Ane mulai deh…

1. Makam Nabi Allah DAUD, AS di Israel

Spoiler for 1:

2. Makam Nabi Allah MUHAMMAD, SAW di Arab Saudi

Spoiler for 2:

3. Jejak Kaki Nabi ADAM, AS di Sri Lanka

Spoiler for 3:

4. Makam SITI HAWA di Jeddah

Spoiler for 4:

5. Makam Nabi Allah ADAM, AS di Jordan

Spoiler for 5:

6. Makam ABEEL, anak dari Nabi Allah ADAM, AS di Arab Saudi

Spoiler for 6:

7. Makam Nabi Setelah Nabi Allah ADAM, AS di Jordan (Maap, nama nabi ini ga jelas…yang pasti dalam bahasa Inggris disebut YOUSHE)

Spoiler for 7:

8. Makam Nabi Allah SALEH, AS

Spoiler for 8:

9. Makam Nabi Allah MUSA, AS di Israel

Spoiler for 9:

10. Makam Nabi Allah SHOAIB, AL

Spoiler for 10:

11. Makam Nabi Allah HARUN, AL

Spoiler for 11:

12. Makam Nabi Allah ZAKARIA, AL

Spoiler for 12:

13. Makam Nabi Allah YAHYA, AL

Spoiler for 13:

14. Makam ABU TALEB, Paman Nabi Allah MUHAMMAD, SAW di Mekah

Spoiler for 14:

15. Makam Khadijah, Istri Nabi Allah MUHAMMAD, SAW di Mekah

Spoiler for 15:

16. Makam FATIMA ZAHRA

Spoiler for 16:

17. Makam BILAL HABASHI, di Damaskus

Spoiler for 17:

Previous Older Entries Next Newer Entries

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 119 pengikut lainnya.