5 Hal yang Dibutuhkan Agar Berhasil Dalam Memulai Usaha


http://majalah.pengusahamuslim.com/wp-admin/images/Awal.jpg

Siapapun bisa memulai usaha. Namun memulai usaha yang berhasil dan terus berkembang tidaklah mudah. Menurut catatan statistik Canada, setidaknya separo dari perusahaan baru di Canada tutup sebelum tahun ketiga, dan satu dari empat perusahaan baru tidak bisa bertahan  lebih dari satu tahun.

Jika Anda akan memulai usaha yang memiliki kekuatan bertahan, ada lima sumber yang harus Anda miliki .Untuk memulai usaha baru hingga mencapai kesuksesan, Anda harus :

1. Memiliki Komitmen Penuh

Pengusaha sukses adalah orang-orang yang memiliki komitmen penuh pada usahanya. Anda harus siap meletakkan hati dan jiwa Anda pada apa yang Anda kerjakaan. Anda harus benar-benar percaya dengan produk atau jasa Anda, dan bersiap bekerja dengan waktu yang lama untuk meyakinkan orang lain agar percaya dengan produk Anda. Anda juga harus siap melepaskan liburan, dan bahkan kebutuhan seperti gaji. Dan Anda melakukan semua ini tanpa adanya rasa aman seperti yang dirasakan pegawai yang menerima gaji,  tunjangan dan pensiun.

2. Menjadi “Tipe D”

Orang memiliki komitmen pada dirinya sendiri untuk semua hal. Hanya dengan memiliki komitmen tidak berarti otomatis mencapai kesuksesan bisnis.  Jika Anda ingin mencapai tujuan kemana Anda pergi dan memiliki usaha yang bisa bertahan, Anda harus menjadi orang dengan “Tipe D” ; seseorang yang memiliki desire (hasrat) disertai drive (dorongan), dengan discipline (disiplin) yang kuat serta determination (keteguhan hati).

Tidak cukup hanya memiliki ide bisnis, tapi Anda juga harus mampu melaksanakannya.  Pengusaha sukses adalah orang-orang yang ulet; rintangan adalah hambatan sesaat yang harus diselesaikan. Mereka tidak menerima jawaban “Tidak”, tapi hanya sebatas untuk me-frame ulang pertanyaan dari berbagai sudut dan menanyakan kembali.

Tapi hasrat dan dorongan saja belumlah cukup untuk memulai usaha; Anda tidak ingin bisnis Anda hanya melesat sesaat. Disiplin dan keteguhan hati yang memberikan keberhasilan pengusaha untuk merealisasikan ide bisnisnya, melalui badai dan menenangkan iklim ekonomi.

Pengetahuan adalah sumber lain yang Anda butuhkan  sebelum memulai usaha.

3. Mendapatkan Pengetahuan Bisnis yang Anda Butuhkan

Banyak orang yang mencoba memulai usaha tanpa merasa perlu mendapatkan pengetahuan bisnis yang dikerjakan agar usaha mereka berhasil – tapi justru bisnis mereka gagal.

Untuk memulai usaha, Anda harus memiliki pengetahuan terhadap aspek bisnis yang berbeda-beda dan memiliki ketrampilan yang berbeda, atau setidaknya telah melakukan riset untuk mendapatkan dan menyewa orang yang memiliki ketrampilan yang tidak Anda punyai.

Jika Anda tidak terlalu memahami akuntansi , misalnya , maka Anda perlu mempekerjakan tenaga pembukuan dan/atau akuntan.  Jika bisnis Anda berbasis Internet, akan lebih bijak jika Anda menggunakan jasa web site desaigner dan menangani segala sesuatunya, kecuali Anda memiliki keahlian dalam mengembangkan site.

Saat Anda menciptakan business plan, salah satu langkah yang dibutuhkan adalah penilaian yang jujur atas keterampilan dan keahlian Anda. Aspek bisnis mana yang Anda kuasai dan bisa ditangani, dan aspek mana yang masih perlu Anda pelajari lebih jauh atau memerlukan bantuan ?

Mengelola orang adalah salah satu ketrampilan yang Anda butuhkan untuk memulai usaha agar berhasil. Anda juga harus memiliki pengetahuan sales dan marketing.  Misalnya, Anda telah mengembangkan perangkap tikus yang lebih baik. Siapa kompetitor Anda? Bagaimana produk mereka dan menentukan harganya? Apa yang membuat produk Anda lebih baik? Apakah produk tersebut dibutuhkan diluar sana? Dimana? Apakah Anda memiliki ketrampilan yang dibutuhkan untuk mengidentifikasi dan menghubungi pelanggan ? Apakah bisa menjual produk dengan baik? Bisakah Anda mengembangkan marketing plan dan materi promosi yang kuat?

Dan bagaimana dengan operasional bisnis? Apakah Anda memiliki pengetahuan bisnis untuk mengelola inventori dan memenuhi pesanan ?Dimana Anda akan menyimpan produk dan bagaimana menyampaikannya pada konsumen Anda?Sudahkan Anda menemukan supplier yang dibutuhkan dan mengembangkan hubungan dengan mereka ? Sudahkah Anda menentukan kebijakan dukungan konsumen ?

Pengetahuan bisnis sebelum memulai usaha adalah hal yang sangat penting. Seluruh dukungan dan keteguhan tidak banyak membantu jika Anda tidak memiliki pengetahuan untuk menjalankan bisnis agar berhasil dan tidak melakukan riset serta merencanakannya dengan baik. Seorang teman saya sudah lama memimpikan membuka toko buku. Dan dia mewujudkannya. Sayangnya, dia tidak melakukan studi persaingan atau demografis pasar di areanya. Kurang dari setahun, toko bukunya tutup. Dia memiliki hasrat dan dorongan, tapi tidak memiliki pengetahuan yang diperlukan untuk diterapkan.

4. Mendapatkan Modal Usaha

Kecuali jika Anda memiliki dana yang memadai, seperti warisan, merencanakan kemana mendapatkan modal untuk memulai usaha dan mendapatkannya adalah komponen terpenting dalam merencanakan usaha.

Menemukan modal untuk usaha yang sesuai sangatlah penting karena tidak adanya jaminan bahwa usaha Anda akan berjalan dengan mulus, dan tentu saja tidak ada jaminan bahwa usaha baru Anda akan menghasilkan pemasukan yang cukup untuk Anda dan kehidupan keluarga. Anda tidak bisa memulai tanpa adanya modal awal, jumlah modal yang diperlukan untuk membuka pintu usaha, dan membuatnya tetap terbuka sampai mendapatkan pemasukan yang cukup bisa diandalkan.

Anda juga akan membutuhkan modal operasional untuk memulai usaha, sejumlah dana yang membuat bisnis Anda berjalan. Modal operasional termasuk biaya-biaya seperti gaji, upah, sewa, suplai, perawatan, periklanan, depresiasi, dan pembayaran bunga. Penasehat usaha kecil menyarankan bahwa biaya awal setidaknya mencakup modal operasional setidaknya selama enam bulan.

Jika Anda tidak mempunyai dana yang mencukupi, darimana Anda bisa mendapatkan modal usaha? Menurut sebuah studi yang dilakukan pada tahun 1998 terhadap usaha kecil dan menengah oleh Thompson Lightstone, 40% persen dari pengusaha kecil dan menengah melaporkan bahwa mereka meminjam dari institusi finansial, seperti bank, 12%  mendanai usaha mereka dengan pinjaman pribadi dari teman dan keluarga dan 3% mengajukan pinjaman dari orang lain selain keluarga,  45% menggunakan kartu kredit untuk mendanai usaha mereka.

Aset pribadi, seperti tabungan, dana pensiun, properti, kartu kredit, adalah sumber modal awal usaha yang paling sering digunakan oleh usaha kecil. Hal ini dikarenakan orang yang baru memulai usaha tidak memiliki alternatif; jika Anda tidak memiliki rekaman pinjaman yang bisa diandalkan, maka mendapatkan pinjaman untuk usaha kecil menjadi sulit.

5. Sistem Pendukung yang Baik.

Bukanlah hal yang kebetulan jika kebanyakan pengusaha sukses adalah mereka yang sudah menikah, saat kita lebih suka “mempersiapkannya sendiri” dan “menjalankannya sediri”, Anda tidak bisa memulai dan menjalankan usaha kecil tanpa adanya dukungan dari orang lain. Dan adakah orang lain yang bisa memberikan dukungan, mendengarkan gagasan atau masalah Anda dengan lebih baik selain pasangan Anda? Pasanganlah yang memberikan dukungan atau saran yang membuat Anda bisa bertahan.

William E. Jennings menunjukkan bahwa pengusaha sukses biasanya memiliki pasangan yang luar biasa dalam hal memberikan dukungan. Dia menambahkan bahwa pasangan ini tidak hanya memberikan perhatian dan stabilitas, tapi juga dukungan spesifik terhadap usaha yang digelutinya, seperti membantu mengusahakan modal usaha, atau bekerja tanpa perlu dibayar untuk menghemat biaya. Pasangan yang memberikan kontribusi secara finansial dengan bekerja diluar usaha juga merupakan hal yang jamak dalam usaha kecil .

Dukungan pasangan dalam memulai usaha kecil adalah hal yang penting. Seperti yang dikatakan Barbara Mowat dan Ted James, “pada kenyataannya, Anda tidak memulai usaha rumahan, tapi keseluruhan rumah tangga Anda”. Anda tidak bisa memulai usaha berbasis rumahan tanpa mempertimbangkan apa yang dipikirkan oleh anggota keluarga, peran mereka dalam usaha Anda, serta bagaimana usaha Anda akan mempengaruhi kehidupan rumah tangga. Tanpa adanya dukungan penuh keluarga, usaha rumahan Anda bisa saja gagal. Bicarakan masalah ini sebelumnya dengan keluarga dan gali seberapa besar dukungan keluarga sebelum Anda memulai usaha.

Saya selalu menemukan jika para pengusaha bersedia berbagi pengetahuan dengan orang lain;jika Anda tidak bisa menemukannya, ada jaringan komunitas bisnis secara online dimana Anda bisa mendapatkan informasi yang dibutuhkan, dan terkadang masukan yang baik. Anda juga bisa memposting pertanyaan dan komentar.

Siapkah Anda?

Kelima sumber ini diperlukan dalam memulai usaha kecil atau usaha rumahan.  Kelima sumber ini perlu Anda miliki sebelum memulai usaha. Apakah Anda orang dengan “Tipe D” yang bersedia berkomitmen penuh untuk memulai dan menjalankan usaha? Sudahkan Anda mendapatkan gambaran dimana mendapatkan modal yang dibutuhkan dan mengamankan keuangan Anda? Apakah Anda memiliki pengetahuan usaha dan sistem pendukung yang membantu Anda meraih sukses? Maka Anda sudah siap meraih kesuksesan!

Diterjemahkan oleh: Iin – Tim Pengusaha Muslim.com

 

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 114 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: