Isyarat dari Allah terhadap Ulah Manusia, Respon Rasulullah dan Sahabatnya Dibalik Gempa Bumi dan Musibah Lainnya
21 Feb 2012 Tinggalkan sebuah Komentar
in ALLOH S.W.T, ARTIKEL
Suatu kali di Madinah terjadi gempa bumi. Rasulullah SAW lalu meletakkan kedua tangannya di atas tanah dan berkata,“Tenanglah … belum datang saatnya bagimu.” Lalu, Nabi SAW menoleh ke arah para sahabat dan berkata, “Sesungguhnya Rabb kalian menegur kalian … maka jawablah (buatlah Allah ridha kepada kalian)!”
Sepertinya, Umar bin Khattab RA mengingat kejadian itu. Ketika terjadi gempa pada masa kekhalifahannya, ia berkata kepada penduduk Madinah,
“Wahai Manusia, apa ini? Alangkah cepatnya apa yang kalian kerjakan (dari maksiat kepada Allah)? Andai kata gempa ini kembali terjadi, aku tak akan bersama kalian lagi!”
Seorang dengan ketajaman mata bashirah seperti Umar bin Khattab bisa, merasakan bahwa kemaksiatan yang dilakukan oleh para penduduk Madinah, sepeninggal Rasulullah dan Abu Bakar As-Shiddiq telah mengundang bencana.
Umar pun mengingatkan kaum Muslimin agar menjauhi maksiat dan segera kembali kepada Allah. Ia bahkan mengancam akan meninggalkan mereka jika terjadi gempa kembali. Sesungguhnya bencana merupakan ayat-ayat Allah untuk menunjukkan kuasa-Nya, jika manusia tak lagi mau peduli terhadap ayat-ayat Allah.
Imam Ibnul Qoyyim dalam kitab Al-Jawab Al-Kafy mengungkapkan, “Dan terkadang Allah menggetarkan bumi dengan guncangan yang dahsyat, menimbulkan rasa takut, khusyuk, rasa ingin kembali dan tunduk kepada Allah, serta meninggalkan kemaksiatan dan penyesalan atas kekeliruan manusia. Di kalangan Salaf, jika terjadi gempa bumi mereka berkata, ‘Sesungguhnya Tuhan sedang menegur kalian’.”
Khalifah Umar bin Abdul Aziz juga tak tinggal diam saat terjadi gempa bumi pada masa kepemimpinannya. Ia segera mengirim surat kepada seluruh wali negeri,
” Amma ba’du, sesungguhnya gempa ini adalah teguran Allah kepada hamba-hamba-Nya, dan saya telah memerintahkan kepada seluruh negeri untuk keluar pada hari tertentu, maka barangsiapa yang memiliki harta hendaklah bersedekah dengannya.”
“Allah berfirman,
‘Sungguh beruntunglah orang yang membersihkan diri (dengan tobat ataupun zakat). Lalu, dia mengingat nama Tuhannya, lalu ia sembahyang.” (QS Al-A’laa [87]:14-15). Lalu katakanlah apa yang diucapkan Adam AS (saat terusir dari surga), ‘Ya Rabb kami, sesungguhnya kami menzalimi diri kami dan jika Engkau tak jua ampuni dan menyayangi kami, niscaya kami menjadi orang-orang yang merugi.”
“Dan katakan (pula) apa yang dikatakan Nuh AS, ‘Jika Engkau tak mengampuniku dan merahmatiku, aku sungguh orang yang merugi’. Dan katakanlah doa Yunus AS, ‘La ilaha illa anta, Subhanaka, Tiada Tuhan selain Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim’.”
Jika saja kedua Umar ada bersama kita, mereka tentu akan marah dan menegur dengan keras, karena rentetan “teguran” Allah itu tidak kita hiraukan bahkan cenderung diabaikan. Maka, sebelum Allah menegur kita lebih keras, inilah saatnya kita menjawab teguran-Nya.
Labbaika Ya Allah, kami harus kembali kepada-Mu.
Wallahu a’lam.
sumber
http://jamaahmasjid.blogspot.com/
::: 30 Cara Melembutkan Hati :::
22 Sep 2011 1 Komentar
in ARTIKEL, KESEHATAN, MOTIVASI
“Duhai Dzat yang membolak-balikkan hati, tetapkanlah diriku dalam dien-MU (Islam).”
Begitulah, menjaga kondisi hati untuk senantiasa istiqomah berada di jalan ALLAH Subhaanahu wa Ta’ala, senantiasa bersih dari segala kotoran dan lembut dari segala kekerasan (hati), tidaklah mudah.
Kesibukan dan rutinitas kita yang menguras tenaga dan pikiran, serta interaksi yang terus menerus dengan masalah duniawi, jika tidak di imbangi dengan “makanan-makanan” hati, terkadang membuat hati menjadi keras, kering, lalu mati…
Padahal sebagai seorang Mukmin,
dalam melihat berbagai macam persoalan kehidupan, haruslah dengan mata hati yang jernih.
Untuk itu, beberapa nasehat berikut patut kita renungi (terkhusus buat diri saya pribadi) dalam upaya melembutkan hati.
KITA HENDAKNYA SENANTIASA :
1. Takut akan datangnya maut secara tiba-tiba sebelum kita sempat bertaubat.
2. Takut tidak menunaikan hak-hak ALLAH secara sempurna. Sesungguhnya hak-hak ALLAH itu pasti akan dimintai pertanggung jawabannya.
3. Takut tergelincir dari jalan yang lurus, dan berjalan di atas jalan kemaksiatan dan jalan syaithan.
4. Takut memandang remeh atas banyaknya nikmat ALLAH pada diri kita.
5. Takut akan balasan siksa yang disegerakan di dunia, karena maksiat yang kita lakukan.
6. Takut mengakhiri hidup (mati) dengan su’ul khatimah.
7. Takut menghadapi sakaratul maut dan sakitnya sakaratul maut.
8. Takut menghadapi pertanyaan malaikat Munkar dan Nakir di dalam kubur.
9. Takut akan adzab dan prahara di alam kubur.
10. Takut menghadapi pertanyaan hari Qiyamat atas dosa besar dan dosa kecil yang kita lakukan.
11. Takut melalui titian (shirath) yang tajam. Sesungguhnya titian itu lebih halus daripada rambut dan lebih tajam daripada pedang.
12. Takut dijauhkan dari memandang wajah ALLAH.
13. Perlu mengetahui tentang dosa dan aib kita.
14. Takut terhadap nikmat ALLAH yang kita rasakan siang dan malam, sedang kita tidak bersyukur.
15. Takut tidak diterima amalan-amalan dan ucapan-ucapan kita.
16. Takut bahwa ALLAH tidak akan menolong dan membiarkan kita sendiri.
17. Kekhawatiran kita menjadi orang yang tersingkap aibnya pada hari kematian dan pada hari timbangan ditegakkan.
18. Hendaknya kita mengembalikan urusan diri kita, anak-anak, keluarga, suami/isteri dan harta kita kepada ALLAH Subhaanahu wa Ta’ala. Dan jangan kita bersandar dalam memperbaiki urusan ini kecuali hanya kepada ALLAH.
19. Sembunyikanlah amal-amal kita dari riya’ ke dalam hati, karena terkadang riya’ itu memasuki hati kita, sedang kita tidak merasakannya. Hasan Al-Basri rahimahullah pernah berkata kepada dirinya sendiri.
“Berbicaralah engkau wahai diri, dengan ucapan orang shaleh, yang qana’ah lagi ahli ibadah. Dan janganlah engkau melaksanakan amal orang fasik dan riya’. Demi ALLAH, ini bukan sifat orang mukhlis.”
20. Jika kita ingin sampai pada derajat ikhlas maka hendaknya akhlak kita seperti akhlak seorang bayi yang tidak peduli orang yang memujinya atau membencinya.
21. Hendaknya kita memiliki sifat cemburu ketika larangan-larangan ALLAH diremehkan.
22. Ketahuilah bahwa amal shaleh dengan sedikit dosa jauh lebih disukai ALLAH, daripada amal shaleh yang banyak tetapi dengan dosa yang banyak pula.
23. Ingatlah setiap kita sakit bahwa kita telah istirahat dari dunia dan akan menuju akhirat, dan akan menemui ALLAH dengan amalan yang buruk.
24. Hendaknya ketakutan pada ALLAH menjadi jalan kita menuju ALLAH selama kita sehat.
25. Setiap kita mendengar kematian seseorang maka perbanyaklah mengambil pelajaran dan nasihat. Dan jika kita menyaksikan jenazah, maka khayalkanlah bahwa kita yang sedang diusung.
26. Hati-hatilah menjadi orang yang mengatakan bahwa ALLAH menjamin rezeki kita sedang hatinya tidak tenteram kecuali sesuatu yang ia kumpul-kumpulkan. Dan menyatakan sesungguhnya akhirat itu lebih baik dari dunia, sedang kita tetap mengumpul-ngumpulkan harta dan tidak menginfakkannya sedikit pun. Dan mengatakan bahwa kita pasti mati padahal dia tidak pernah ingat mati.
27. Lihatlah dunia dengan pandangan i’tibar (pelajaran) bukan dengan pandangan mahabbah (kecintaan) kepadanya dan sibuk dengan perhiasannya.
28. Ingatlah bahwa kita sangat tidak kuat menghadapi cobaan dunia. Lantas apakah kita sanggup menghadapi panasnya Jahannam?
29. Di antara akhlak sesama mukmin (wal mukminah) adalah saling nasehat-menasehati antar sesamanya.
30. Jika kita melihat orang yang lebih “besar” dari kita, maka muliakanlah dia dan katakan kepadanya, “Anda telah mendahului saya di dalam Islam dan amal shaleh, maka anda jauh lebih baik di sisi ALLAH. Anda keluar ke dunia setelah saya, maka anda lebih sedikit dosanya dari saya dan anda lebih baik dari saya di sisi ALLAH.
“….ALLAH mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya. Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu, dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya.” (QS. Asy-Syam [91]: 8, 9, 10).
Sungguh beruntung bagi siapapun yang mampu menata qalbunya menjadi bening, jernih, bersih, dan selamat.
Sungguh berbahagia dan mengesankan bagi siapapun sekiranya memiliki qalbu yang tertata, terpelihara, dan terawat dengan sebaik-baiknya.
Karena selain senantiasa merasakan kelapangan, ketenangan, ketenteraman, kesejukan, dan indahnya hidup di dunia ini, pancaran kebeningan hati pun akan tersemburat pula dari indahnya setiap aktivitas yang dilakukan.
Orang yang bersih hati itu, luar biasa nikmatnya, luar biasa bahagianya, dan luar biasa mulianya. Tidak hanya di dunia ini, tapi juga di akhirat kelak.
“Dan sesungguhnya ALLAH menyukai orang-orang yang bersih. Hai orang-orang yang beriman bertakwalah kepada ALLAH, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar.” (QS. At-Taubah [9]: 108 & 119)
10 Tanaman Alami Penghilang Bau Badan
21 Feb 2011 Tinggalkan sebuah Komentar
in ARTIKEL, KESEHATAN, PERLU KITA TAU
1. Daun Sirih

Cara pakai : Beberapa helai daun sirih direndam dalam air panas, setelah dingin airnya diminum. Atau daun sirih dihaluskan bersama kapur sirih lalu di oleskan di ketiak.
2. Daun Bluntas
Biasa ditanam sebagai tanaman pagar dan mempunyai sifat khas berbau langu dan rasanya getir. Daun dan bunga bluntas mengandung alkali yang bertindak sebagai antiseptic. Kandungan kimia al. amino (leusin, isoleusin, triptofan, treoin), lemak, kalsium, fosfor, besi, vitamin A dan C.

Cara Pakai : dimakan sebagai lalap mentah atau dikukus, boleh juga minum rebusan airnya.
Efek samping : dapat menurunkan suhu tubuh dan mendinginkan badan, dengan begitu banyak keringat yang keluar dan suhu tubuh menjadi turun.
3. Daun kemangi
Mengandung antiseptic.

Cara pakai : Dilalap mentah, biasanya menjadi pelengkap lalap pecel lele.
Efek samping : meningkatkan selera makan. Jika dikonsumsi 1 genggam pagi dan sore selama masa haid maka BB yang sering menghinggapi perempuan haid akan berkurang.
4. Rimpang Temulawak
Kandungan kimia al. sapomin, flavioinoida dan minyak atsiri.

Cara Pakai : minum rebusan rimpang temulawak yang telah diiris halus, air perasan temulawak parut yang ditambahkan sedikit madu. Parutan rimpang temulawak dapat juga dibalurkan keseluruh tubuh hingga mengering.
5. Bunga Kecombrang (Nicolaia sp.)
Menganduing Sapomin, flavoinoida dan polifenol.

Cara Pakai : daun muda dan bunga di masak dan dimakan sebagai teman lauk. Di daerah tertentu dimasak sebgai sayur lodeh
6. Jeruk Purut

Cara pakai : Minum sari campuran kulit jeruk purut dengan sebatang kencur dihaluskan bersama dengan air secukupnya
7. Jeruk Nipis

Cara pakai : Air perasan jeruk nipis dicampur kapur sirih dibalurkan di ketiak
8. Jahe (zingiber Officinale)
Sebagian besar orang India percaya kalau rajin mengkonsumsi Jahe bisa membuat badan sesorang menebarkan aroma sedap. Menurut Pen Chao Cing dari kaisar Shen Nong (3000 SM), jahe segar dapat dapat menghilangkan bau badan sekaligus mendekatkannya pada aura spiritual.

Cara pakai : diminum sebagai Wedang jahe
9. Ketimun / mentimun (Cucumis sativus)

Cara pakai : Sari buah ketimun muda digosokkan ke ketiak setiap habis mandi.
10. Cengkeh (Uegenia aromatica)

Cara pakai : beberapa kuntum bunga cengkeh direndam sehingga mengembang kemudian airnya diminum. Air rebusan beberapa kuntum cengkeh yang dicampur gula merah dapat pula menjadi minuman segar dan menghangatkan dikala hujan.
Sumber :
jelajahunik.blogspot.com
Anjing-Anjing Israel Dilatih Menyerang Orang yang Menyebut “Allahu Akbar”
12 Jun 2010 Tinggalkan sebuah Komentar
Kecurigaan itu menguat oleh laporan Ahmed Tibi, warga Arab anggota parlemen Israel yang mengungkapkan di depan rapat pleno parlemen bahwa para orangtua tentara Israel menyaksikan sendiri bagaimana anjing-anjing pelacak itu dilatih untuk menyerang orang yang meneriakkan kalimat “Allahu Akbar”, dalam sebuah acara yang digelar unit anjing pelacak militer Israel.
“Anjing-anjing pelacak militer Israel dilatih untuk menyerang dan menerkam orang-orang Arab yang meneriakkan kalimat “Allahu Akbar,” kata Tibi di hadapan anggota parlemen.
Meski Radio Militer Israel sendiri yang pertama kali melaporkan informasi tersebut, namun pihak militer Israel membantahnya. “Salah satu dari kemampuan yang dimiliki unit anjing pelacak kami adalah melatih anjing-anjing itu untuk menemukan musuh yang mengenakan seragam atau yang mengenakan pakaian sipil,” demikian pernyataan IDF.
dikutip dari : www.unic77.tk: Anjing-Anjing Israel Dilatih Menyerang Orang yang Menyebut “Allahu Akbar”
VALENTINE DAY
06 Jan 2010 Tinggalkan sebuah Komentar
Valentine Day ~ tradisi penganut Kristian ~
SETIAP Februari, merentasi benua, pasangan kekasih, suami-isteri dan mereka yang berjiwa romantis akan saling bertukar hadiah, kad ucapan, bunga-bungaan atau makan malam. Tidak kurang berhibur dan menari semalaman di disko dan kelab malam sempena merayakan suatu hari yang dikenali sebagai ‘Saint Valentine’s Day’ atau Hari Kekasih.Siapakah dia St Valentine dan mengapakah beliau dikaitkan dengan perayaan Hari Kekasih di seluruh dunia ini?
Ada pelbagai versi asal asul Hari Kekasih . Pihak gereja Katholik mengenal pasti sekurang-kurangnya tiga paderi bernama Valentine @ Valentinus yang dikaitkan dengan mitos ini. Ketiga-tiga paderi ini menerima pengakhiran hidup yang sama iaitu mati dibunuh.
Versi pertama menceritakan mengenai St Valentine yang dikatakan sebagai seorang paderi yang berkhidmat dengan kerajaan Rom pada kurun ke-3 Masihi. Maharaja Claudius III mengeluarkan arahan melarang pemuda berkahwin dengan alasan pemuda bujang dapat memberi komitmen, taat setia dan khidmat yang lebih baik sebagai tentera Rom. St Valentine menganggap arahan Maharaja tidak adil. Lalu, secara rahsia terus mengahwinkan pasangan muda-mudi yang bercinta. Apabila kegiatan paderi ini terbongkar, Maharaja Claudius III memerintahkan beliau dihukum bunuh.
Versi kedua pula menyebut bahawa St Valentine dibunuh atas cubaan membebaskan tahanan beragama Kristian daripada kekejaman dan keganasan penjara kerajaan Rom. Sewaktu di penjara, dia bersahabat rapat dengan seorang gadis anak kepada pegawai penjara itu. Sebelum dibunuh, St Valentine menulis surat kepada kekasihnya itu dan menandatanganinya dengan ungkapan From Your Valentine.
Mengapakah 14 Februari dipilih sebagai merayakan perayaan hari memperingati kekasih ini?
Tanggal 14 Februari 269 Masihi adalah tarikh St Valentine dijatuhi hukuman mati. Lalu, untuk mengingati dan menghormati dirinya yang dianggap sebagai wira cinta, tokoh yang dikaitkan dengan sifat kasih sayang serta sanggup berkorban demi persahabatan, Pope Gelasius, pada 496 Masihi mengisytiharkan 14 Februari sebagai ‘St Valentine’s Day’.
Sambutan hari memperingati kekasih tidak ada kena mengena dengan adat resam dan budaya Melayu atau tata susila orang Timur. Jauh sekali bersumber daripada ajaran agama Islam yang suci.
Malangnya, orang Islam pada hari ini, terutama remaja, hatta pasangan suami isteri, begitu ghairah dan tanpa usul periksa membudayakan sambutan Hari Kekasih dalam kehidupan mereka. Keseronokan ini disemarakkan lagi oleh pelbagai pihak yang mengambil kesempatan meraih keuntungan.
Umat Islam sewajarnya mengambil iktibar daripada peristiwa pengorbanan Nabi Ibrahim dan Ismail dalam sambutan Aidiladha yang baru saja berlalu.
Ayat seterusnya merakamkan ketabahan dan kecekalan hati kedua-duanya dalam menjunjung perintah Allah walaupun ternyata begitu berat dan hampir tidak mampu dilakukan, melainkan dengan keimanan kukuh dan kecintaan yang mendalam terhadap Rabb-nya.
06 Jan 2010 Tinggalkan sebuah Komentar
in ARTIKEL
Sirah Awal Muharam
SEJARAH AWAL MUHARRAM/ MAAL HIJRAH
Hari Maal Hijrah atau Awal Muharram Ini adalah suatu hari yang penting bagi umat Islam kerana ia menandakan dua peristiwa penting berlaku dalam sejarah Islam. Pertama, memperingati penghijrahan Nabi Muhammad dari Kota Mekkah ke Madinah pada tahun 622 masihi, dan kedua, ia merupakan hari keagamaan di mana umat Islam mengadakan solat sunat di masjid-masjid di seluruh negeri. Hari Maal Hijrah atau Awal Muharram merupakan hari cuti umum di Malaysia dan merupakan permulaan tahun hijrah bagi umat Islam.
RASULULLAH (SAW) berusia 40 tahun apabila malaikat Jibrail (as) melawat baginda ketika baginda sedang berkhalwat di Gua Hira. Jibrail memberitahu Nabi Muhammad, baginda diangkat oleh Allah SWT sebagai rasul untuk seluruh umat manusia. Pada peringkat awal, Rasulullah hanya memperkenalkan Islam kepada sahabat terdekat dan ahli keluarga baginda. Apabila baginda menerima perintah daripada Allah SWT supaya berdakwah secara terbuka, baginda segera akur.
Baginda mengumpul beberapa pengikut di Makkah. Begitupun, kumpulan kecil Muslim itu terdedah kepada maut berikutan ancaman daripada kaum kafir, terutama bangsa Quraish, yang menyeksa mereka dengan teruk. Bagi mengelakkan ancaman itu, Rasulullah SAW mengarahkan pengikutnya supaya keluar dari Makkah secara senyap-senyap ke Madinah (ketika itu dikenali sebagai Yathrib). Mereka meninggalkan keluarga yang kafir dan harta benda dan disambut dengan mesra oleh penduduk Madinah. Satu hari pada tahun 622M, iaitu kira-kira 12 tahun selepas berdakwah di Makkah, Rasulullah SAW diberitahu kaum kafirun Makkah merancang membunuh baginda untuk memusnahkan Islam.
Rasulullah menunggu perintah daripada Allah SWT. Malaikat Jibrail (as) menemui baginda untuk memberitahunya Allah SWT mengarahkan baginda supaya meninggalkan Madinah pada waktu malam. Berikutan itu, baginda menemui sahabat baiknya Abu Bakar as-Siddiq (ra) dan memintanya supaya menemani baginda dalam perjalanan itu.
Rasulullah juga memberitahu rancangan baginda kepada Ali bin Abi Talib (ra). Baginda memberitahunya: “Saya akan berhijrah tetapi anda perlu mengambil tempat saya di rumah.” Ali (ra) tanpa banyak soal menuruti permintaan Rasulullah (SAW) walaupun menyedari bahaya bakal dihadapinya. Malam itu, sekumpulan Quraish mengepung rumah Rasulullah (SAW). Mengintai melalui lubang di pintu, mereka nampak seseorang sedang tidur di atas katil Rasulullah (SAW). Mereka begitu yakin Rasulullah tidak dapat melepaskan diri dan mereka pasti dapat membunuh baginda. Apabila fajar menjelang, mereka terperanjat melihat Ali (as) dan bukannya Rasulullah (SAW) bangun dari katil itu. Mereka terpinga-pinga memikirkan bila Rasulullah (SAW) keluar dari rumah itu. Rasulullah (SAW) dan Abu Bakr (as) keluar dari Makkah pada malam itu juga. Tiada siapa mengetahui arah tujuan mereka dan tiada siapa tahu tempat persembunyian mereka kecuali Abdullah dan anak-anak Abu Bakr, Aishah dan Asma, serta orang gaji mereka, Abdullah.
Rasulullah (SAW) dan Abu Bakr bersembunyi dalam sebuah gua di Gunung Thaur. Selama tiga hari mereka berada dalam gua itu. Apabila kaum Quraish menghampiri gua itu untuk mencari Rasulullah (SAW) tetapi mereka tidak memasukinya. Mereka yakin Rasulullah (SAW) dan Abu Bakr (as) tidak berada di dalam kerana mulut gua itu dilitupi oleh benang sarang labah-labah dan sepasang burung merpati.
Allah SWT membantu dua insan ini, melindungi mereka daripada bahaya. Kumpulan Quraish kemudian meninggalkan gua itu dan bersetuju untuk pulang ke Makkah. Yakin musuh sudah beredar, Rasulullah (SAW) dan Abu Bakr (as) meneruskan perjalanan dengan menaiki unta dibawa oleh orang gaji mereka, Abdullah.
Ketiga-tiga mereka menggunakan laluan tidak diketahui ramai untuk ke Madinah bagi mengelakkan kumpulan pemburu Quraish. Mereka meredah gunung, bukit dan gurun di bawah perit matahari tetapi mereka tidak pernah berputus asa. Mereka meletakkan segala kepercayaan kepada Allah SWT. Sementara itu, kaum Quraish di Makkah semakin marah dengan kehilangan Rasulullah (SAW). Mereka menawarkan hadih kepada sesiapa yang dapat menangkap Rasulullah (SAW). Ramai yang mencuba nasib tetapi semuanya gagal. Akhirnya dengan perlindungan Allah SWT, Rasulullah (SAW) dan sahabatnya tiba perkampungan kaum Bani Sabin yang menyambut mereka dengan gembira. Setelah sekian lama, Rasulullah (SAW) dan sahabatnya akhir merasakan kehadiran harapan untuk masa depan. Ketika Rasulullah (SAW) dan sahabatnya dalam perjalanan, penduduk Islam yang sudah berpindah ke Madinah sebelum ini mendengar berita mengenai kedatangan pemimpin mereka itu.
Malah penduduk Madinah yang baru memeluk Islam juga gembira dapat bertemu Rasulullah (SAW). Jelaslah, sebelum tibanya Rasulullah di Madinah, Islam semakin kukuh di tempat baru itu, sesuatu yang tidak berlaku ketika berada di Makkah. Maka pada hari Isnin 8 Rabiulawal bersamaan 20 September 622M, Rasulullah (SAW) akhirnya tiba di Quba, sempadan Madinah dan benar-benar masuk ke Kota Madinah pada 12 Rabiulawal, hari Jumaat dan mendirikan solat Jumaat yang pertama di Kampung Bani Amar. Kaum Muslimin semua keluar untuk menyambut baginda. Bertitik tolak dari itu, Rasulullah (SAW) mula membina sebuah negara Islam yang megah. Baginda memupukkan persaudaraan di kalangan umat Muslim dan menyeru mereka supaya menegakkan yang hak dan mengikut segala perintah Allah SWT.
Kesan daripada penghijrahan Rasulullah (SAW) dari Makkah ke Madinah adalah satu catatan penting sehingga umat Islam menjadikan tahun peristiwa bersejarah ini sebagai tahun permulaan kalendar Islam.
1. 1 Muharam – Khalifah Umar Al-Khattab menetapkan adalah hari pertama bagi setiap tahun baru Islam (Kalendar Hijriah).
2. 10 Muharam – Dinamakan juga hari ‘Asyura’. Pada hari itu banyak terjadi peristiwa penting yang mencerminkan kegemilangan bagi perjuangan yang gigih dan tabah bagi menegakkan keadilah dan kebenaran.
Pada 10 Muharam juga telah berlaku:
1. Nabi Adam bertaubat kepada Allah.
2. Nabi Idris diangkat oleh Allah ke langit.
3. Nabi Nuh diselamatkan Allah keluar dari perahunya sesudah bumi ditenggelamkan selama enam bulan.
4. Nabi Ibrahim diselamatkan Allah dari pembakaran Raja Namrud.
5. Allah menurunkan kitab Taurat kepada Nabi Musa.
6. Nabi Yusuf dibebaskan dari penjara.
7. Penglihatan Nabi Yaakob yang kabur dipulihkkan Allah.
8. Nabi Ayub dipulihkan Allah dari penyakit kulit yang dideritainya.
9. Nabi Yunus selamat keluar dari perut ikan paus setelah berada di dalamnya selama 40 hari 40 malam.
10. Laut Merah terbelah dua untuk menyelamatkan Nabi Musa dan pengikutnya dari tentera Firaun.
11. Kesalahan Nabi Daud diampuni Allah.
12. Nabi Sulaiman dikurniakan Allah kerajaan yang besar.
13. Hari pertama Allah menciptakan alam.
14. Hari Pertama Allah menurunkan rahmat.
15. Hari pertama Allah menurunkan hujan.
16. Allah menjadikan ‘Arasy.
17. Allah menjadikan Luh Mahfuz.
18. Allah menjadikan alam.
19. Allah menjadikan Malaikat Jibril.
20. Nabi Isa diangkat ke langit.

AKAN KIAMATKAH TAHUN 2012?
05 Jan 2010 Tinggalkan sebuah Komentar
Jawaban Resmi NASA Isu Kiamat 2012

Kiamat konon bakal terjadi tanggal 21 Desember 2012. Sebagian anggota masyarakat sedikit banyak mempercayainya, didukung oleh kisah-kisah di internet, buku ataupun film yang memperkirakan hal itu memang bakal terjadi.
Klaim yang beredar menyebutkan, akhir zaman ini disebabkan oleh tabrakan antara planet X atau Nibiru dengan bumi. Peristiwa ini konon akan menciptakan bencana maha dahsyat.
Beberapa situs internet bahkan mencatut lembaga antariksa Amerika Serikat, NASA. Dikatakan bahwa NASA sebenarnya tahu mengenai planet itu, tetapi merahasiakannya dengan berbagai alasan. Namun kini NASA akhirnya angkat bicara!
Selengkapnya info resmi NASA tentang Isu Kiamat 2012 tepatnya kiamat tanggal 21 DESEMBER 2012.
NASA Jelaskan Isu Kiamat 2012 di Internet
“Tidak ada dasar faktual dalam klaim tersebut,” demikian pernyataan khusus NASA di website resminya. “Jika tabrakan bakal terjadi, astronomer sudah akan melacaknya sedikitnya dalam 1 dekade terakhir, dan planet itu akan tampak dengan mata telanjang. Namun semua itu tidaklah eksis.”
Ditambahkan bahwa para ilmuwan dunia yang punya kredibilitas menyatakan tidak ada ancaman bagi bumi di tahun 2012. NASA juga menegaskan planet bumi sejak dahulu baik-baik saja, dalam periode miliaran tahun dan akan tetap seperti itu dalam waktu yang lama.
Sedangkan terkait berakhirnya kalender bangsa Maya, NASA menyatakan sesungguhnya kalender Maya tidak berakhir pada 21 Desember 2012. Akan tetapi saat itu adalah permulaan untuk periode berikutnya.
Mengenai isu tentang teori pembalikan magnet bumi yang dinilai bisa berakibat fatal, NASA juga membantahnya. “Sepengetahuan kami, pembalikan medan magnet itu tidak membahayakan kehidupan di bumi,” terang NASA.
Di pihak lain, sesepuh bangsa Maya modern di Guatemala dan Meksiko juga menyatakan prediksi kiamat itu ngawur. Dinilai, kiamat 2012 sengaja diciptakan untuk tujuan komersial bangsa barat dengan mengeksploitasi kebudayaan Maya. Demikian seperti dilansir Telegraph dan dikutip detikINET
November 28, 2009
100 TOKOH PALING BERPENGARUH DALAM SEJARAH DUNIA
05 Jan 2010 Tinggalkan sebuah Komentar
in ARTIKEL, TOKOH ISLAM

100 Tokoh menurut Michael H. Hart
| Peringkat | Nama | Pengaruh |
| 1 | Nabi Muhammad | Penyebar agama Islam, penguasa Arabia, mempunyai karir politik dan keagamaan yang luar biasa, namun tetap seimbang dan serasi, mengakibatkan Nabi Muhammad memiliki banyak pengikut, dan juga menjadi panutan seluruh masyarakat dunia hingga saat ini. |
| 2 | Isaac Newton | Fisikawan, pencetus Teori Gravitasi umum, Hukum gerak |
| 3 | Yesus / Nabi Isa | Isa Al Masih Kristen |
| 4 | Siddhartha Gautama (Buddha) | Pendiri agama Buddha |
| 5 | Kong Hu Cu | Pendiri agama Kong Hu Cu |
| 6 | Santo Paulus | Penyebar ajaran Kristen |
| 7 | Ts’ai Lun | Penemu kertas |
| 8 | Johann Gutenberg | Mengembangkan mesin cetak, mencetak Alkitab |
| 9 | Christopher Columbus | Penjelajah, memimpin orang-orang Eropa ke Amerika |
| 10 | Albert Einstein | Fisikawan, penemu Teori Relativitas |
| 11 | Louis Pasteur | Ilmuwan, penemu Pasteurisasi |
| 12 | Galileo Galilei | Astronom, secara akurat mengemukakan teori Heliosentris |
| 13 | Aristoteles | Filsuf Yunani yang berpengaruh |
| 14 | Euklides | Matematikawan, membuktikan tentang Geometri |
| 15 | Nabi Musa | Nabi terbesar Yahudi |
| 16 | Charles Robert Darwin | Biologis, mendeskripsikan teori Evolusi |
| 17 | Kaisar Qin Shi Huang | Kaisar Tiongkok |
| 18 | Augustus Caesar (Kaisar Agustus) | Kaisar pertama [Kekaisaran Romawi] |
| 19 | Nicolaus Copernicus | Astronom, salah satu tokoh Teori Heliosentris |
| 20 | Antoine Laurent Lavoisier | Bapak Kimia modern, Filsuf dan Ekonom |
| 21 | Konstantin yang Agung | Kaisar Romawi yang menjadikan agama Kristen sebagai agama resmi negara |
| 22 | James Watt | Mengembangkan Mesin uap |
| 23 | Michael Faraday | Fisikawan, Kimiawan, menemukan Induksi Elektromagnetik |
| 24 | James Clerk Maxwell | Fisikawan, penemu Spektrum Elektromagnetik |
| 25 | Martin Luther | Pendiri agama Protestan dan aliran Lutheran |
| 26 | George Washington | Presiden pertama Amerika Serikat |
| 27 | Karl Heinrich Marx | Bapak Komunisme |
| 28 | Orville Wright dan Wilbur Wright | Penemu Pesawat terbang |
| 29 | Jengis Khan | Penakluk dari bangsa Mongol |
| 30 | Adam Smith | Ekonom, pelopor Kapitalisme |
| 31 | Edward de Vere, 17th Earl of Oxford | Kemungkinan menulis karya yang berkaitan dengan William Shakespeare |
| 32 | John Dalton | Kimiawan, Fisikawan, penemu Teori Atom, Hukum Tekanan Parsial (Hukum Dalton) |
| 33 | Alexander yang Agung / Iskandar Zulkarnain | Penakluk dari Makedonia |
| 34 | Kaisar Napoleon Bonaparte | Penakluk dari bangsa Perancis |
| 35 | Thomas Alva Edison | Penemu bola lampu dan Fonograf, dll. |
| 36 | Antony van Leeuwenhoek | Ahli Mikroskop, mempelajari kehidupan mikroskopis |
| 37 | William Thomas Green Morton | Pelopor Anestesiologi |
| 38 | Guglielmo Marconi | Penemu Radio |
| 39 | Adolf Hitler | Penakluk, memimpin Blok Poros dalam Perang Dunia II |
| 40 | Plato | Filsuf Yunani |
| 41 | Oliver Cromwell | Politikus Inggris dan pemimpin militer |
| 42 | Alexander Graham Bell | Salah seorang penemu Telepon |
| 43 | Alexander Fleming | Penemu Penisilin, memajukan Bakteriologi, Imunologi dan Kemoterapi |
| 44 | John Locke | Filsuf dan Teolog liberal |
| 45 | Ludwig van Beethoven | Komponis musik klasik |
| 46 | Werner Karl Heisenberg | Pencetus Prinsip Ketidakpastian |
| 47 | Louis-Jacques-Mandé Daguerre | Penemu/pelopor Fotografi |
| 48 | Simon Bolivar | Pahlawan nasional dari Venezuela, Kolombia, Ekuador, Peru, dan Bolivia |
| 49 | René Descartes | Filsuf Rasionalis dan matematikawan |
| 50 | Umar bin al-Khattab | Khalifah Ar-Rasyidin kedua, memperluas Daulah Khilafah Islamiyah |
| 51 | Paus Urbanus II | Penyeru Perang Salib |
| 52 | Michelangelo Buonarroti | Pelukis, pematung, arsitek |
| 53 | Asoka | Raja India yang masuk dan mengembangkan agama Buddha |
| 54 | Santo Augustinus | Teolog Kristen awal |
| 55 | William Harvey | Penemu sirkulasi darah |
| 56 | Ernest Rutherford, 1st Baron Rutherford of Nelson | Fisikawan |
| 57 | Yohanes Calvin | Tokoh Reformasi Gereja, pendiri Calvinisme |
| 58 | Gregor Johann Mendel | Penemu teori genetika |
| 59 | Max Karl Ernst Ludwig Planck | Fisikawan, mengemukakan Termodinamika |
| 60 | Joseph Lister, 1st Baron Lister | Pelaku penemuan Antiseptik yang secara besar mengurangi kematian akibat pembedahan |
| 61 | Nikolaus August Otto | Penemu mesin pembakaran 4 tak |
| 62 | Francisco Pizarro | Penakluk dari bangsa Spanyol yang menaklukkan Kerajaan Inka di Amerika Selatan |
| 63 | Hernando Cortes | Penakluk dari bangsa Spanyol yang menaklukkan Meksiko |
| 64 | Thomas Jefferson | Presiden ketiga AS |
| 65 | Ratu Isabella I | Penguasa Spanyol, penyokong Cristopher Colombus |
| 66 | Joseph Stalin | Tokoh revolusioner dan penguasa Uni Soviet |
| 67 | Julius Caesar | Penguasa Roma |
| 68 | Raja William I sang Penakluk | Meletakkan pembangunan Inggris modern |
| 69 | Sigmund Freud | Pendiri sekolah Freud untuk psikologi, ahli psikoanalisis |
| 70 | Edward Jenner | Penemu vaksin cacar |
| 71 | Wilhelm Conrad Roentgen | Penemu sinar X |
| 72 | Johann Sebastian Bach | Komponis |
| 73 | Lao Tzu | Pendiri Taoisme |
| 74 | Voltaire | Penulis dan filsuf |
| 75 | Johannes Kepler | Astronom penemu Hukum Kepler tentang pergerakan planet |
| 76 | Enrico Fermi | Salah satu tokoh abad atom, Bapak Bom Atom |
| 77 | Leonhard Euler | Fisikawan, matematikawan penemu Kalkulus Diferensial dan Integral serta Aljabar |
| 78 | Jean-Jacques Rousseau | Filsuf dan pengarang Prancis |
| 79 | Niccolò Machiavelli | Penulis Sang Pangeran (risalat politik yang berpengaruh) |
| 80 | Thomas Robert Malthus | Ekonom penulis Esai Prinsip Populasi dalam Pengaruhnya pada Kemajuan Masa Depan pada Masyarakat |
| 81 | John Fitzgerald Kennedy | Presiden AS yang mendirikan “Program Luar Angkasa Apollo” |
| 82 | Gregory Goodwin Pincus | Endokrinolog, menemukan pil KB |
| 83 | Mani (en) | Nabi Iran abad ke-3, Pendiri Manicheanisme |
| 84 | Lenin | Tokoh revolusioner dan pemimpin Rusia |
| 85 | Kaisar Sui Wen | Menyatukan Tiongkok, pendiri Dinasti Sui |
| 86 | Vasco da Gama | Navigator, penemu rute pelayaran Eropa ke India |
| 87 | Raja Cyrus yang Agung | Pendiri kekaisaran Persia |
| 88 | Tsar Peter yang Agung | Mendekatkan Rusia kepada Eropa |
| 89 | Mao Zedong | Bapak Maoisme, komunisme Tiongkok |
| 90 | Sir Francis Bacon | Filsuf, menggambarkan secara induktif metode ilmiah |
| 91 | Henry Ford | Pembuat mobil model T |
| 92 | Meng Tse | Filsuf, pendiri sekolah Konfusianisme |
| 93 | Zarathustra | Pendiri Zoroastrianisme |
| 94 | Ratu Elizabeth I | Ratu Inggris, memperbaiki Gereja Inggris setelah Ratu Mary |
| 95 | Mikhail Sergeyevich Gorbachev | Perdana Menteri Rusia yang mengakhiri Komunisme di Uni Soviet dan Eropa Timur |
| 96 | Raja Menes | Menyatukan Mesir Atas dan Mesir Bawah |
| 97 | Kaisar Charlemagne | Kaisar Romawi Suci |
| 98 | Homer | Penyair epik |
| 99 | Kaisar Justinianus I | Kaisar Romawi, menaklukkan kembali kekaisaran Mediterania |
| 100 | Mahavira | Pendiri Jainisme |
[sunting] Tokoh-tokoh Terhormat
| Nama | Pengaruh |
| St. Thomas Aquinas | Filsuf Kristen awal yang berpengaruh |
| Archimedes | Matematikawan dan insinyur besar Yunani kuno |
| Charles Babbage | Matematikawan dan penemu pelopor Komputer |
| Kaisar Khufu (Cheops) | Pembangun Piramida Besar |
| Marie Curie | fisikawan penemu radioaktif |
| Benjamin Franklin | Politikus Amerika dan penemu penangkal petir |
| Mohandas Karamchand Gandhi | Pemimpin India dan pembaharu Hindu |
| Abraham Lincoln | Presiden ke-16 AS, memimpin selama Perang Sipil AS |
| Ferdinand Magellan | Navigator, memberi nama Samudra Pasifik, pertama kali mengelilingi dunia |
| Leonardo da Vinci | Seniman, penemu |
[sunting] Bacaan Lebih Lanjut
MENGAPA TERJADI PERPECAHAN DALAM ISLAM?
02 Jan 2010 2 Komentar
SERUAN UNTUK KAUM MUSLIMIN DI INDONESIA :
MOHON KIBARKAN PANJI-PANJI ISLAM
BAKAR SEMUA BENDERA-BENDERA PARTAI
SUDAH SAATNYA SEKARANG KITA KIBARKAN BENDERA
“LAILAHAILALLAH – MUHAMMADANRASULULLAH”
DIDEPAN HALAMAN RUMAH KITA SEBAGAI PERLAWAN UMAT TERHADAP SISTEM KUFUR DEMOKRASI
MARILAH KITA BERSATU DIBAWAH PANJI-PANJI ISLAM
ALLAHU AKBAR..!! ALLAHU AKBAR..!! ALLAHU AKBAR..!!
MOHON SEBARKAN INFORMASI INI KEPADA SAUDARA-SAUDARA KITA YANG BELUM TAHU SEBARKAN JUGA DI BLOG ANTUM-ANTUM SEKALIAN
SERUAN UNTUK KAUM MUSLIMIN DI INDONESIA :
MOHON KIBARKAN PANJI-PANJI ISLAM
BAKAR SEMUA BENDERA-BENDERA PARTAI
SUDAH SAATNYA SEKARANG KITA KIBARKAN BENDERA
“LAILAHAILALLAH – MUHAMMADANRASULULLAH”
DIDEPAN HALAMAN RUMAH KITA SEBAGAI PERLAWAN UMAT TERHADAP SISTEM KUFUR DEMOKRASI
MARILAH KITA BERSATU DIBAWAH PANJI-PANJI ISLAM
ALLAHU AKBAR..!! ALLAHU AKBAR..!! ALLAHU AKBAR..!!
MOHON SEBARKAN INFORMASI INI KEPADA SAUDARA-SAUDARA KITA YANG BELUM TAHU SEBARKAN JUGA DI BLOG ANTUM-ANTUM SEKALIAN
Kita mungkin sudah biasa melihat perpecahan umat Islam dalam mensingkapi sebuah perbedaan. Namun kita tidak tahu, tips dan trik bagaimana umat Islam dapat berpecah belah dalam menyingkapi sebuah perbedaan. Artikel ini dimaksudkan untuk berjaga-jaga dan memberikan keberhati-hatian dalam menyingkapi sebuah perbedaan yang menyebabkan perpecahan. Baik, apa saja yang membuat umat Islam dapat berpecah belah ketika menghadapi sebuah masalah:
1. Perbedaan Pendapat : Ini sering menjadi tolak ukur kebenaran dari masing-masing kelompok umat Islam. Menganggap diri yang paling benar dalam perjuangan, sehingga menafikkan kelompok umat Islam yang lain. Dan akhirnya cenderung kepada kebanggaan hanya kepada kelompoknya sendiri.
2. Pengkultusan Ulama : Inilah yang menjadi problem bagi kita semua, karena satu ulama dengan ulama yang lain kadang berbeda pendapat dalam mensingkapi sebuah masalah. Maka akhirnya jamaah satu dengan jamaah yang lain merasa paling benar dengan apa yang diutarakan oleh Ulamanya sendiri-sendiri. Sehingga ada kesan bahwa “hanya ulama sayalah yang paling benar, yang lainnya salah!”
3. Saling klaim paling berjasa : Saling klaim paling berjasa dalam perjuangan ini sering terjadi, merasa kelompoknya paling terdepan dalam berjuang, merasa paling tepat dalam arah perjuangannya, sehingga menafikkan kelompok umat Islam yang lainnya.
4. Menyudutkan : Sering terjadinya sebuah kelompok Islam menyudutkan arah perjuangan kelompok Islam yang lainnya, jika terkesan tidak sesuai dengan perjuangan kelompok Islam yang lainnya. Kesannya, apa yang dilakukan kelompok Islam yang lainnya merupakan cara-cara yang salah dalam berjuang, sehingga yang sering terjadi bukan bekerjasama tetapi malah saling menyudutkan arah perjuangan kelompok Islam satu dengan yang lainnya.

5. Menjustifikasi/menghukumi : Beberapa kelompok Islam sering menjustifikasi tentang kesalahan arah perjuangan kelompok Islam yang lainnya. Sehingga terkesan sekali bahwa apa yang dilakukan oleh kelompok Islam yang lain merupakan sebuah perilaku kesalahan yang terus menerus dilakukan. Ada kesan bahwa setiap orang yang mengikuti kelompok Islam yang lain, maka itu sebuah kesalahan yang besar.
6. Menfitnah : Ini sering terjadi, jelas fitnah itu sangat dibenci oleh Allah. Namun beberapa kelompok Islam sering menjadikan ungkapan berbau fitnah ini tanpa tabayyun terlebih dahulu. Mereka lebih mudah memandang dari sudut pandang kacamata kelompoknya sendiri daripada melihat sudut pandang kelompok Islam yang lain.
7. Menggunjing : beberapa kelompok Islam lebih senang “membicarakan” dengan mencari-cari kelemahan dan kesalahan-kesalahan gerakan Islam yang lainnya dalam kajian mereka sendiri. Tidak ada tabayyun untuk mengklarifikasi apa yang telah dilakukan kelompok Islam yang lain. Intinya, jika tidak sesuai dengan arah perjuangan kelompoknya sendiri maka semua itu salah.
Semua itu dapat dapat diminimalisir ketika kita mempunyai kedewasaan dalam berfikir. Pola keberagaman berfikir sebenarnya sudah dicontohkan oleh para sahabat Rasulullah. Namun semua itu tidak menjadikan para sahabat Rasulullah berpecah belah, tetapi menambah khazanah pola keberagaman pemikiran. Kita ingat bagaimana Abu bakar dan Umar saat berbeda, bagaimana Umar Dan Khalid saat berbeda, bagaimana Utsman dan Ali saat berbeda, bagaimana Imam Syafi’I dan Imam Ahmad ketika berbeda, dan bagaimana Imam Malik, Imam Syuyuthi, Imam Shouqani dalam mensingkapi perbedaan pendapat. Semua itu sudah diajarkan.
Semua itu tergantung kepada pemikiran kita masing-masing. Dan semua itu terletak kepada pendewasaan kita dalam berfikir bagaimana menjadikan keberagaman pola berfikir itu dapat membuat kita bersatu. Persatuan kelompok Islam memang akan sulit dilakukan, tetapi mempersatukan kelompok Islam dengan atas nama Islam bukan sebuah hal yang mustahil! Persatuan itu mana kala ada perbedaan, dengan adanya perbedaan itulah akhirnya kita disatukan. Entah terserah mereka memakai cara apa dalam memperkenalkan Islam ini, yang terpenting semua kelompok umat Islam saling bahu-membahu menegakkan Diennul Islam ini sebagai agama yang haq, yang dapat menjadi pencerahan dari segala prilaku.
Maka sudah tidak jamannya lagi, kita membedakan sebuah perbedaan umat Islam. Tetapi kita menyamakan antara sesuatu yang dirasa memang sama dengan aturan syari’at. Kenapa kita harus membeda-bedakan umat Islam, jikalau dalam Al Quran jelas, dikatakan “Innamal mu’minuuna Ikhwah”. Jadi kenapa kita harus berbecah-belah menyingkapi hal ini. Biarlah Allah menghukumi kebenaran mana yang Dia inginkan pada masing-masing kelompok Islam. Jangan jadikan hak Allah dalam menentukan kebenaran yang diasumsikan sebagai kebenaran-kebenaran individu kelompoknya sendiri.
Sumber: http://suara01.wordpress.com
Dia Mencium Bau Surga
01 Jan 2010 Tinggalkan sebuah Komentar
in AMAL SOLEH, ARTIKEL, KISAH TELADAN
Di dalam sebuah hadits yang bersumber dari Abu Hurairah rhodiyallaahu ‘anhu, Rasululllah shollallaahu ‘alaihi wasallam pernah bersabda, “ Ada tujuh golongan orang yang mendapat naungan Allah pada hari tiada naungan selain dari naunganNya… diantaranya, seorang pemuda yang tumbuh dalam melakukan ketaatan kepada Allah.”
Dan di dalam sebuah hadits shohih yang berasal dari Anas bin an-Nadhr rhodiyallaahu ‘anhu, ketika perang Uhud ia berkata,”Wah …. angin surga, sunguh aku telah mencium wangi surga yang berasal dari balik gunung Uhud.”
Seorang Doktor bercerita kepadaku, “ Pihak rumah sakit menghubungiku dan memberitahukan bahwa ada seorang pasien dalam keadaaan kritis sedang dirawat. Ketika aku sampai, ternyata pasien tersebut adalah seorang pemuda yang sudah meninggal – semoga Allah merahmatinya -. Lantas bagaimana detail kisah wafatnya. Setiap hari puluhan bahkan ribuan orang meninggal. Namun bagaimana keadaan mereka ketika wafat? Dan bagaimana pula dengan akhir hidupnya?
Pemuda ini terkena peluru nyasar, dengan segera kedua orang tuanya –semoga Allah membalas segala kebaikan mereka- melarikannya ke rumah sakit militer di Riyadh.
Di tengah perjalanan, pemuda itu menoleh kepada ibu bapaknya dan sempat berbicara. Tetapi apa yang ia katakan? Apakah ia menjerit dan mengerang sakit? Atau menyuruh agar segera sampai ke rumah sakit? Ataukah ia marah dan jengkel ? Atau apa?
Orang tuanya mengisahkan bahwa anaknya tersebut mengatakan kepada mereka,
‘Jangan khawatir! Saya akan meninggal … tenanglah … sesungguhnya aku mencium wangi surga.!’ Tidak hanya sampai di sini saja, bahkan ia mengulang-ulang kalimat tersebut di hadapan para dokter yang sedang merawat. Meskipun mereka berusaha berulang-ulang untuk menyelamatkannya, ia berkata kepada mereka, ‘Wahai saudara-saudara, aku akan mati, maka janganlah kalian menyusahkan diri sendiri… karena sekarang aku mencium wangi surga.’
Kemudian ia meminta kedua orang tuanya agar mendekat lalu mencium keduanya dan meminta maaf atas segala kesalahannya. Kemudian ia mengucapkan salam kepada saudara-saudaranya dan mengucapkan dua kalimat syahadat, ‘Asyhadu alla ilaha illallah wa asyhadu anna Muhammadar rasulullah’ Ruhnya melayang kepada Sang Pencipta subhanahu wa ta’ala.
Allahu Akbar … apa yang harus aku katakan dan apa yang harus aku komentari…Semua kalimat tidak mampu terucap … dan pena telah kering di tangan… Aku tidak kuasa kecuali hanya mengulang dan mengingat Firman Allah subhanahu wa ta’ala, “ Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia dan akhirat.” (Ibrahim : 27)
Tidak ada yang perlu dikomentari lagi.
Ia melanjutkan kisahnya,
“Mereka membawa jenazah pemuda tersebut untuk dimandikan. Maka ia dimandikan oleh saudara Dhiya’ di tempat pemandian mayat yang ada di rumah sakit tersebut. Petugas itu melihat beberapa keanehan yang terakhir. Sebagaimana yang telah ia ceritakan sesudah shalat Magrib pada hari yang sama.
- Ia melihat dahinya berkeringat. Dalam sebuah hadits shahih Rasulullaah Shallallaahu ‘alahi wasallam bersabda, “Sesungguhnya seorang mukmin meninggal dengan dahi berkeringat”. Ini merupakan tanda-tanda khusnul khatimah.
- Ia katakan tangan jenazahnya lunak demikian juga pada persendiannya seakan-akan dia belum mati. Masih mempunyai panas badan yang belum pernah ia jumpai sebelumnya semenjak ia bertugas memandikan mayat. Pada tubuh orang yang sudah meninggal itu (biasanya-red) dingin, kering dan kaku.
- Telapak tangan kanannya seperti seorang yang membaca tasyahud yang mengacungkan jari telunjuknya mengisyaratkan ketauhidan dan persaksiannya, sementara jari-jari yang lain ia genggam.
Subhanalllah … Sungguh indah kematian seperti itu. Kita memohon semoga Allah subhanahu wa ta’ala menganugrahkan kita khusnul khatimah.
Saudara-saudara tercinta … kisah belum selesai…
Saudara Dhiya’ bertanya kepada salah seorang pamannya, apa yang ia lakukan semasa hidupnya? Tahukah anda apa jawabnya?
Apakah anda kira ia menghabiskan malamnya dengan berjalan-jalan di jalan raya?
Atau duduk di depan televisi untuk menyaksikan hal-hal yang terlarang? Atau ia tidur pulas hingga terluput mengerjakan shalat? Atau sedang meneguk khamr, narkoba dan rokok? Menurut anda apa yang telah ia kerjakan? Mengapa ia dapatkan husnul khatimah (insyaAllah –red) yang aku yakin bahwa saudara pembaca pun mengidam-ngidamkann ya; meninggal dengan mencium wangi surga.
Ayahnya berkata, “Ia selalu bangun dan melaksanakan shalat malam sesanggupnya. Ia juga membangunkan keluarga dan seisi rumah agar dapat melaksanakan shalat Shubuh berjama’ah. Ia gemar menghafal al-Qur’an dan termasuk salah seorang siswa yang berprestasi di SMU.”
Aku katakan, “Maha benar Allah” yang berfirman (yang artinya-red)
“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: ‘Rabb kami ialah Allah’ kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka (dengan mengatakan): ‘Janganlah kamu takut dan janganlah kamu merasa sedih; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu.’ Kamilah pelindungmu dalam kehidupan dunia dan di akhirat; di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kamu minta. Sebagai hidangan (bagimu) dari (Rabb) Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Fhushilat:30- 32)
Diambil dari : Serial Kisah Teladan Karya Muhammad bin Shalih Al-Qahthani, sebagaimana yang dinukil dari Qishash wa ‘Ibar karya Doktor Khalid al-Jabir.
—
Sumber : Majalah elfata hal 65-67 edisi 06 volume 07 tahun 2007 dengan sedikit perubahan redaksi.








