Beberapa Amalan yang Dianjurkan pada Sepuluh Malam Terakhir Ramadhan


بسم الله الرحمن الرحيم

Oleh: Al Ustadz Dzulqarnain

Setelah memaklumi bahwa lailatul qadr berada pada sepuluh malam terakhir Ramadhan, tentu seorang hamba harus mempersiapkan dirinya dengan beberapa amalan shahih yang, kalau dikerjakan pada lailatul qadr, nilai amalan itu tentu lebih baik daripada dikerjakan selama seribu bulan.

Amalan shahih apapun, yang dikerjakan pada lailatul qadr, akan mengandung keutamaan tersebut. Oleh karena itu, Nabi shallallâhu ‘alaihi wa sallam sangat memaksimalkan amalan shalih pada sepuluh malam terakhir sebagaimana diterangkan oleh Aisyah radhiyallâhu ‘anhâ,

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَجْتَهِدُ فِي الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مَا لاَ يَجْتَهِدُ فِيْ غَيْرِهِ

“Adalah Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam sangat bersungguh-sungguh pada sepuluh malam terakhir, suatu hal yang beliau tidak bersungguh-sungguh (seperti itu) di luar (malam) tersebut.” [1]

Oleh karena itu, sudah sepantasnya seorang muslim mencontoh Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam dalam kesungguhan beliau dalam hal menjalankan ibadah.

Berikut beberapa amalan yang pelaksanaannya sangat dianjurkan pada sepuluh malam terakhir Ramadhan.

Pertama: Qiyamul Lail

Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barangsiapa yang berdiri (untuk mengerjakan shalat) pada lailatul qadr karena keimanan dan hal mengharap pahala, akan diampuni untuknya segala dosanya yang telah berlalu.” [2]

Perihal amalan ini juga diterangkan oleh Aisyah radhiyallâhu ‘anhâ,

كَانَ النَّبِىُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا دَخَلَ الْعَشْرُ شَدَّ مِئْزَرَهُ ، وَأَحْيَا لَيْلَهُ ، وَأَيْقَظَ أَهْلَهُ

“Adalah Nabi shallallâhu ‘alaihi wa sallam, bila sepuluh malam terakhir telah masuk, mengencangkan sarungnya, menghidupkan malamnya, dan membangunkan keluarganya.” [3]

Kedua: Membaca Al-Qur`an

Al-Qur`an Al-Karim memiliki kekhususan kuat berkaitan dengan bulan Ramadhan bahwa Allah Subhânahu wa Ta’âlâ berfirman,

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ

“Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur`an.” [Al-Baqarah: 185]

Dimaklumi pula bahwa Nabi shallallâhu ‘alaihi wa sallam memberi perhatian lebih terhadap Al-Qur`an pada bulan Ramadhan sehingga Jibril turun pada bulan Ramadhan untuk Nabi shallallâhu ‘alaihi wa sallam yang membaca Al-Qur`an sebagaimana dalam hadits Abdullah bin Abbas radhiyallâhu ‘anhumâ bahwa beliau berkata,

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجْوَدَ النَّاسِ بِالْخَيْرِ وَكَانَ أَجْوَدَ مَا يَكُونُ فِي شَهْرِ رَمَضَانَ إِنَّ جِبْرِيلَ عَلَيْهِ السَّلاَمُ كَانَ يَلْقَاهُ فِيْ كُلِّ سَنَةٍ فِيْ رَمَضَانَ حَتَّى يَنْسَلِخَ فَيَعْرِضُ عَلَيْهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْقُرْآنَ فَإِذَا لَقِيَهُ جِبْرِيلُ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجْوَدَ بِالْخَيْرِ مِنَ الرِّيحِ الْمُرْسَلَةِ

“Adalah Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam orang yang terbaik dengan kebaikan, dan beliau lebih terbaik pada bulan Ramadhan. Sesungguhnya Jibril menjumpai beliau setiap tahun pada (bulan) Ramadhan hingga bulan berlalu. Beliau shallallâhu ‘alaihi wa sallam memperhadapkan Al-Qur`an kepada (Jibril). Apabila Jibril menjumpai (Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam), beliau shallallâhu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang lebih baik dengan kebaikan daripada angin yang berembus tenang.” [4]

Dimaklumi oleh setiap muslim, keutamaan Al-Qur`an dalam segala hal, baik dalam membacanya, menadabburinya, mempelajarinya, maupun hal-hal selainnya.

Ketiga: I’tikaf

I’tikaf berarti berdiam di masjid dalam rangka beribadah kepada Allah Subhânahu wa Ta’âlâ. Tidaklah seseorang keluar dari masjid, kecuali untuk memenuhi hajatnya sebagai manusia.

I’tikaf adalah ibadah sunnah pada bulan Ramadhan serta di luar Ramadhan. Amalan tersebut adalah syariat yang telah ada pada umat-umat sebelum umat Islam dan merupakan mahligai kaum salaf shalih.

Dasar pensyariatan amalan itu adalah firman Allah Subhânahu wa Ta’âlâ,

وَأَنْتُمْ عَاكِفُونَ فِي الْمَسَاجِدِ

“Sedang kalian beri’tikaf di dalam masjid.” [Al-Baqarah: 187]

Ayat di atas masih dalam rangkaian penjelasan hukum-hukum seputar puasa Ramadhan. Jadi, I’tikaf memiliki kekhususan berkaitan dengan Ramadhan. Oleh karena itu, Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam beri’tikaf pada sepuluh malam terakhir Ramadhan sebagaimana diterangkan oleh hadits Aisyah radhiyallâhu ‘anhâ,

أَنَّ النَّبِىَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَعْتَكِفُ الْعَشْرَ الأَوَاخِرَ مِنْ رَمَضَانَ حَتَّى تَوَفَّاهُ اللَّهُ ، ثُمَّ اعْتَكَفَ أَزْوَاجُهُ مِنْ بَعْدِهِ

“Sesungguhnya Nabi shallallâhu ‘alaihi wa sallam beri’tikaf pada sepuluh malam terakhir Ramadhan hingga beliau wafat, kemudian istri beliau beri’tikaf setelah itu.” [5]

Keempat: Memperbanyak Doa

Doa adalah ibadah yang sangat agung, merupakan sifat para nabi dan rasul serta ciri orang shalih. Keutamaan, perintah, dan manfaat doa sangatlah banyak diterangkan dalam Al-Qur`an dan sunnah Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam.

Keberadaan doa pada bulan Ramadhan sangatlah kuat. Allah Subhânahu wa Ta’âlâ menyebut tentang amalan tersebut di sela-sela pembicaraan tentang hukum-hukum puasa. Allah Subhânahu wa Ta’âlâ berfirman,

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, (jawablah) bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” [Al-Baqarah: 186]

Dimaklumi pula bahwa pertengahan malam adalah waktu yang baik untuk berdoa,

يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِيْنَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الْآخِرُ (وَفِيْ رِوَايَةٍ لِمُسْلِمٍ : حِيْنَ يَمْضِيْ ثُلُثُ اللَّيْلِ الْأَوَّلُ, وَفِيْ رِوَايَةٍ أُخْرَى لَهُ : إِذَا مَضَى شَطْرُ اللَّيْلِ أَوْ ثُلُثَاهُ) فَيَقُوْلُ مَنْ يَدْعُوْنِيْ فَأَسْتَجِيْبَ لَهُ وَمَنْ يَسْأَلُنِيْ فَأُعْطِيَهِ وَمَنْ يَسْتَغْفِرُنِيْ فَأَغْفِرَ لَهُ

Rabb kita Tabâraka wa Ta’âlâ turun ke langit dunia setiap malam ketika sepertiga malam terakhir tersisa (dalam salah satu riwayat Muslim, ‘Ketika sepertiga malam pertama telah berlalu,’ dan dalam riwayat beliau yang lain, ‘Apabila seperdua atau dua pertiga malam telah berlalu,’), kemudian berfirman, ‘Barangsiapa yang berdoa kepada-Ku, Aku akan mengabulkan untuknya, barangsiapa yang meminta kepada-Ku, Aku akan memberikan untuknya, dan barangsiapa yang memohon ampunan kepada-Ku, Aku akan mengampuninya.’.” [6]

Kelima: Taubat dan Istighfar

Taubat dan istighfar adalah amalan yang dituntut pada seluruh keadaan. Allah Subhânahu wa Ta’âlâ berfirman,

وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَ الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

“Dan bertaubatlah kalian seluruhnya kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman, supaya kalian beruntung.” [An-Nûr: 31]

Malam hari adalah tempat untuk bertaubat dan beristighfar bagi orang-orang yang bertakwa. Allah Subhânahu wa Ta’âlâ berfirman,

إِنَّ الْمُتَّقِينَ فِي جَنَّاتٍ وَعُيُونٍ. آخِذِينَ مَا آتَاهُمْ رَبُّهُمْ إِنَّهُمْ كَانُوا قَبْلَ ذَلِكَ مُحْسِنِينَ. كَانُوا قَلِيلًا مِنَ اللَّيْلِ مَا يَهْجَعُونَ. وَبِالْأَسْحَارِ هُمْ يَسْتَغْفِرُونَ

“Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada di dalam taman-taman (surga) dan pada mata air-mata air, sambil mengambil sesuatu yang diberikan oleh Rabb mereka kepada mereka. Sesungguhnya, sebelumnya di dunia, mereka adalah orang-orang yang berbuat baik; Mereka sedikit sekali tidur pada waktu malam; Dan pada akhir malam, mereka memohon ampun (kepada Allah).” [Adz-Dzâriyât: 15-18]

Keenam: Umrah

Umrah termasuk amalan shalih yang agung, penuh dengan keutamaan dan kebaikan, serta lebih utama untuk diamalkan pada bulan Ramadhan karena Nabi shallallâhu ‘alaihi wa sallam bersabda,

عُمْرَةً فِيْ رَمَضَانَ تَقْضِيْ حَجَّةً مَعِيْ

“Umrah pada bulan Ramadhan menggantikan haji bersamaku.” [7]

Demikian beberapa contoh amalan shalih pada sepuluh malam terakhir Ramadhan.

Wallâhu A’lam.

 


[1] Diriwayatkan oleh Muslim dan Ibnu Majah.

[2] Diriwayatkan oleh Al-Bukhary, Muslim, Abu Dâwud, At-Tirmidzy, dan An-Nasâ`iy.

[3] Diriwayatkan oleh Al-Bukhâry (konteks hadits ini milik beliau), Muslim, dan Abu Dâwud.

[4] Diriwayatkan oleh Al-Bukhary, Muslim, dan An-Nasâ`iy.

[5] Diriwayatkan oleh Al-Bukhary, Muslim dan Abu Dâwud.

[6] Diriwayatkan oleh Al-Bukhâry, Muslim, Abu Dâwud, At-Tirmidzy, dan Ibnu Mâjah.

[7] Diriwayatkan oleh Al-Bukhâry, Muslim, Abu Dâwud, At-Tirmidzy, dan Ibnu Mâjah.

Sumber: Dzulqarnain.net

Keutamaan 10 Hari Terakhir Ramadhan


 – Bulan Ramadhan merupakan momentum peningkatan kebaikan bagi orang-orang yang bertaqwa dan ladang amal bagi orang-orang shaleh. Terutama, sepuluh hari terakhir Ramadhan.

Sebagian ulama kita membagi bulan ini dengan tiga fase: fase pertama sepuluh hari awal Ramadhan sebagai fase rahmat, sepuluh di tengahnya sebagai fase maghfirah dan sepuluh akhirnya sebagai fase pembebasan dari api neraka. Sebagaimana diriwayatkan oleh sahabat Salman Al Farisi: “Adalah bulan Ramadhan, awalnya rahmat, pertengahannya maghfirah dan akhirnya pembebasan dari api neraka.”

Dari ummul mukminin, Aisyah ra., menceritakan tentang kondisi Nabi saw. ketika memasuki sepuluh hari terakhir Ramadhan: “Beliau jika memasuki sepuluh hari terkahir Ramadhan, mengencangkan ikat pinggang, menghidupkan malamnya dan membangunkan keluarganya.”

Apa rahasia perhatian lebih beliau terhadap sepuluh hari terakhir Ramadhan? Paling tidak ada dua sebab utama:

Sebab pertama, karena sepuluh terkahir ini merupakan penutupan bulan Ramadhan, sedangkan amal perbuatan itu tergantung pada penutupannnya atau akhirnya. Rasulullah saw. berdo’a:

“اللهم اجعل خير عمري آخره وخير عملي خواتمه وخير أيامي يوم ألقاك”

“Ya Allah, jadikan sebaik-baik umurku adalah penghujungnya. Dan jadikan sebaik-baik amalku adalah pamungkasnya. Dan jadikan sebaik-baik hari-hariku adalah hari di mana saya berjumpa dengan-Mu Kelak.”

Jadi, yang penting adalah hendaknya setiap manusia meangakhiri hidupnya atau perbuatannya dengan kebaikan. Karena boleh jadi ada orang yang jejak hidupnya melakukan sebagian kebaikan, namun ia memilih mengakhiri hidupnya dengan kejelekan.

Sepuluh akhir Ramadhan merupakan pamungkas bulan ini, sehingga hendaknya setiap manusia mengakhiri Ramadhan dengan kebaikan, yaitu dengan mencurahkan daya dan upaya untuk meningkatkan amaliyah ibadah di sepanjang sepuluh hari akhir Ramadhan ini.

Sebab kedua, karena dalam sepuluh hari terakhir Ramadhan di duga turunnya lailatul qadar, karena lailatul qadar bisa juga turun pada bulan Ramadhan secara keseluruhan, sesuai dengan firman Allah swt.

إنا أنزلناه في ليلة القدر

Sesungguhnya Kami telah turunkan Al Qur’an pada malam kemulyaan.”

Allah swt. juga berfirman:

شهر رمضان الذي أنزل فيه القرآن هدى للناس وبينات من الهدى والفرقان

“Bulan Ramadhan,adalah bulan diturunkan di dalamnya Al Qur’an, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan dari petunjuk dan pembeda -antara yang hak dan yang batil-.”

Dalam hadits disebutkan: “Telah datang kepada kalian bulan Ramadhan, bulan di dalamnya ada lailatul qadar, malam lebih baik dari seribu bulan. Barangsiapa diharamkan darinya maka ia diharamkan mendapatkan kebaikan seluruhnya. Dan tidak diharamkan kebaikannya kecuali ia benar-benar terhalang -mahrum-.”

Al qur’an dan hadits sahih menunjukkan bahwa lailatul qadar itu turun di bulan Ramadhan. Dan boleh jadi di sepanjang bulan Ramadhan semua, lebih lagi di sepuluh terakhir Ramadhan. Sebagaimana sabda Nabi saw.:

“التمسوها في العشر الأواخر من رمضان“.

“Carilah lailatul qadar di sepuluh terakhir Ramadhan.”

Pertanyaan berikutnya, apakah lailatul qadar di seluruh sepuluh akhir Ramadhan atau di bilangan ganjilnya saja? Banyak hadits yang menerangkan lailatul qadar berada di sepuluh hari terakhir. Dan juga banyak hadits yang menerangkan lailatul qadar ada di bilangan ganjil akhir Ramadhan. Rasulullah saw. bersabda:

“التمسوها في العشر الأواخر وفي الأوتار”

“Carilah lailatul qadar di sepuluh hari terakhir dan di bilangan ganjil.”

“إن الله وتر يحب الوتر”

“Sesungguhnya Allah ganjil, menyukai bilangan ganjil.”

Oleh karena itu, kita rebut lailatul qadar di sepuluh hari terakhir Ramadhan, baik di bilangan ganjilnya atau di bilangan genapnya. Karena tidak ada konsensus atau ijma’ tentang kapan turunya lailatul qadar.

Di kalangan umat muslim masyhur bahwa lailatul qadar itu turun pada tanggal 27 Ramadhan, sebagaimana pendapat Ibnu Abbas, Ubai bin Ka’ab dan Ibnu Umar radhiyallahu anhum. Akan tetapi sekali lagi tidak ada konsensus pastinya.

Sehingga imam Ibnu Hajar dalam kitab “Fathul Bari” menyebutkan, “Paling tidak ada 39 pendapat berbeda tentang kapan lailatul qadar.”

Ada yang berpendapat ia turun di malam dua puluh satu, ada yang berpendapat malam dua puluh tiga, dua puluh lima, bahkan ada yang berpendapat tidak tertentu. Ada yang berpendapat lailatul qadar pindah-pindah atau ganti-ganti, pendapat lain lailatul qadar ada di sepanjang tahun. Dan pendapat lainnya yang berbeda-beda.

Untuk lebih hati-hati dan antisipasi, hendaknya setiap manusia menghidupkan sepuluh hari akhir Ramadhan.

Apa yang disunnahkan untuk dikerjakan pada sepuluh hari akhir Ramadhan?

Adalah qiyamullail, sebelumnya didahului dengan shalat tarawih dengan khusyu’. Qira’atul qur’an, dzikir kepada Allah, seperti tasbih, tahlil, tahmid dan takbir, istighfar, do’a, shalawat atas nabi dan melaksanakan kebaikan-kebaikan yang lainnya.

Lebih khusus memperbanyak do’a yang ma’tsur:

وَعَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ : قُلْت : يَا رَسُولَ اللَّهِ ، أَرَأَيْت إنْ عَلِمْت أَيُّ لَيْلَةٍ لَيْلَةُ الْقَدْرِ ، مَا أَقُولُ فِيهَا ؟ قَالَ : قُولِي : اللَّهُمَّ إنَّك عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Seperti yang diriwayatkan oleh Aisyah, bahwa beliau berkata: “Saya berkata: Wahai Rasul, apa pendapatmu jika aku mengetahui bahwa malam ini adalah lailatul qadar, apa yang harus aku kerjakan? Nabi bersabda: “Ucapkanlah: “Allahumma innaka afuwwun tuhibbul afwa fa’fu ‘anni.” (Ya Allah, Engkau Dzat Pengampun, Engkau mencintai orang yang meminta maaf, maka ampunilah saya.”(Ahmad dan disahihkan oleh Al-Albani)

Patut kita renungkan, wahai saudaraku muslim-muslimah: “Laa takuunuu Ramadhaniyyan, walaakin kuunuu Rabbaniyyan. Janganlah kita menjadi hamba Ramadhan, tapi jadilah hamba Tuhan.” Karena ada sebagian manusia yang menyibukkan diri di bulan Ramadhan dengan keta’atan dan qiraatul Qur’an, kemudian ia meninggalkan itu semua bersamaan berlalunya Ramadhan.

Kami katakan kepadanya: “Barangsiapa menyembah Ramadhan, maka Ramadhan telah mati. Namun barangsiapa yang menyembah Allah, maka Allah tetap hidup dan tidak akan pernah mati.”

Allah cinta agar manusia ta’at sepanjang zaman, sebagaimana Allah murka terhadap orang yang bermaksiat di sepanjang waktu.

Dan karena kita ingin mengambil bekalan sebanyak mungkin di satu bulan ini, untuk mengarungi sebelas bulan selainnya.

Semoga Allah swt. menerima amal kebaikan kita. Amin

تقبل الله منا ومنكم صالح الأعمال.

Ucapan Selamat Berbuka Puasa – Gambar Kata


SUBHANALLOH…..

 

 

Sebentar lagi kita memasuki bulan puasa disini saya buar ucapan selamat berbuka puasa dengan bentuk gambar kata kata selamat berbuka puasa untuk dp bbm. Semoga kalian suka dan dapat dijadikan DP BBM atau bisa dishare lewat akun sosial media kalian. Kata ucapan buka puasanya cukup keren dengan gambar kata yang keren pula.

 

Waktu berbuka puasa merupakan suatu kemenangan bagi orang yang menjalankan ibadah puasa dengan menahan lapar dan hawa nafsu, dan semoga amal  kita diterima. Ucapan ini bisa ditujukan pada sahabat, keluarga, kekasih, atau pada semua orang yang membaca kata ucapan buka puasa ini. Berikut adalah ucapan selamat berbuka puasa bergambar.

 

Alhamdulillah adzan telah berkumandang gambar kata Bedug magrib diiringi adzan buka puasa gambar kata

 

Seharian menahan lapar dan dahaga gambar kata Selam berbuka puasa untuk pacar gambar kata

 

Selamat berbuka puasa gambar untuk dp bbm Selamat berbuka puasa untuk sahabat gambar kata

 

Semoga mendapatkan berkah puasa dp bbm Waktu berbuka puasa selamat buka gambar kata
Magrib telah tiba ucapkan dulu doa buka puasa - gambar kata Buka puasa tubuh kembali segar gambar kata

 

Kata-kata Mutiara Keutamaan Sahur –


SUBHANALLOH……

Kata-kata mutiara sahur yang dilengkapi dengan gambar kata-kata sahur. Sahur baik itu untuk puasa ramadhan ataupun puasa sunat merupakan sunat yang diharuskan karena memiliki banyak faidah dan keutamaan dalam makan sahur. Berikut ini adalah kutipan tentang sahur yang mengingatkan betapa pentingnya dalam bersahur.

Dengan kata-kata sahur yang disajikan dalam bentuk gambar kata, tentunya Anda dapat mendownload gambar tersebut untuk dijadikan dp bbm atau atau untuk berbagi pada teman sosial media kalian.

10 kata kata mutiara keutamaan sahur beserta gambar katanya.

Keutamaan orang yang bersahur
Sahur itu berkat. Bersahurlah walaupun dengan seteguk air. Sesungguhnya Allah dan para malaikat bersolawat ke atas orang yang bersahur.

Mutiara sahur dan kedua orang tua
Sahur itu paling enak ditemenin kedua orangtua, bagi yg msh memiliki kedua orangtuanya hargailah mereka, selagi mereka masih ada.

Pada makan sahur terdapat berkah
Makan sahurlah kalian, karena pada makan sahur itu terdapat berkah – Bukhari

Ayam jantan dan sahur
“Wahai anakku, janganlah sampai ayam jantan itu lebih bijak daripada engkau. Ia berkokok diwaktu sahur sedangkan kau masih TIDUR lagi” – Luqman Hakim

Sahur itu sunat dan berkat
Ada orang bangga berkata tanpa sahur pun dia gagah berpuasa. Padahal sahur itu sunat & berkat, dan dia telah rugi.

Waktu terbaik menghafal
“Waktu terbaik untuk menghafal adalah waktu sahur, setelah itu pertengahan siang, kemudian waktu pagi.” (Al-Khathib)

Keutamaan sahur yang tersimpan
Bangun pagi itu dahsyat! Waktu sahur adalah saat istimewa utk pengabulan doa sekaligus pengampunan dosa. Banyak keutamaan di Pagi hari yg tersimpan.

Kebiasaan makan sahur di bulan ramadhan
Kebiasaan makan sahur di bulan ramadhan itu belajar membiasakan kita utk bangun di 1/3 malam. Untuk Bersholawat dengan Sang Pencipta.

Jangan tidur sehabis sahur
“Janganlah engkau tidur sehabis sahur itu akan membuat hatimu menjadi keras”

Hikmah puasa dan sahur
Walaupun sahur itu berkat, tapi jangan makan banyak dan berlebihan karena takut lapar, sedangakan hikmah puasa supaya kita merasakan lapar & dahaga orang miskin.

Kata Kata Tentang Puasa | Gambar DP BBM Puasa


SUBHANALLOH…….

Kumpulan kata kata tentang puasa bisa dijadikan untuk gambar DP BBm Puasa yang disediakan dengan gambar kata-kata puasa yang mengilustrasikan di bulan puasa Ramadhan seperti sahur, buka puasa, ngabuburit, tarawih, dan lainnya yang menggambarkan hal yang berkaitan dengan puasa.

Ada 9 kata-kata bergambar dalam postingan ini, silahkan Anda pilih yang kalian suka atau dapat mendownload semuanya dengan cara manual. Semoga kalian suka dan dilain kesempatan akan saya terus tambahan. Dengan banyaknya pengguna BBM tentunya banyak orang yang mencari gambar untuk Display Picture Blacberry yang berkaitan dengan waktu sekarang. Berikut koleksi kata tentang puasa dengan gambarnya untuk dp bbm puasa Anda.

Ayo Kita Tarawih - gambar kata
Ayo Kita Tarawih

Happy puasa - gambar kata
Happy puasa

Met makan sahur - gambar kata
Met makan sahur

Puasa bareng keluarga - gambar kata
Puasa bareng keluarga

Puasa bukan hanya menahan lapar haus - gambar kata
Puasa bukan hanya menahan lapar haus

Puasa kerja tetap semangat - gambar kata
Puasa kerja tetap semangat

Selamat berbuka puasa lucu - gambar kata
Selamat berbuka puasa lucu

Tetap semangat puasa hari ini - gambar kata
Tetap semangat puasa hari ini

Waktunya ngabuburit - gambar kata
Waktunya ngabuburit

KATA INDAH BULAN RAMADHAN…


Kumpulan kata kata mutiara bulan Ramadhan yang penuh akan makna dan disertai dengan gambar kata mutiara Ramadhan untuk Anda semua. Dengan kata2 ini semoga kita lebih baik lagi dalam menjalankan setiap peramalan di bulan suci yang penuh rokhmat. Tentunya dengan disertai gambar kata akan membuat postingan ini lebih unik karena Anda bisa menggunakannya untuk dp bbm ataupun di bagikan lewat akun fb, twitter, g+, atau yang lainnya sehingga dapat berbagi dengan teman-teman Anda semua.

Bulan Ramadhan adalah bulan yang ditunggu oleh umat muslim sedunia, oleh karena itu pada kesempatan kali ini saya mencoba berbagi kata mutiara tentang bulan Ramadhan yang disertai gambar kata.

Bulan Ramadhan adalah bulan yang ditunggu-tunggu. Banyak keceriaan didalamnya.

Bulan yg di tunggu-tunggu ramadhan - gambar kata

Ramadhan itu adalah bulan memberi pertolongan ( syahrul muwasah ) dan bulan Allah memberikan rizqi kepada mukmin di dalamnya.

Bulan memberi pertolongan - kata bergambar

Kedzoliman itu bukan untuk dimaafkan tapi ditumbangkan. Dan ramadhan adalah puncak “perang” melawan kedzoliman.

Perang mewalan kedzaliman - gambar kata

Ramadhan bagi mukmin adalah kekuatan. Bagi seorang pendosa adalah harapan. Bagi seorang daie adalah bekalan.

Ramadhan bagi muslim - kata bergambar

Mendekati bulan suci Ramadhan, selalu ada suasana yg berubah dalam hati.. Ini bukan kebiasaan atau tradisi, ini adalah kewajiban.

Mendekati bulan suci ramadhan - gambar kata

Sesungguhnya Rejab adalah bulan Allah, Sya’ban adalah bulan Aku dan Ramadhan itu bulan umatku ?

Ramadhan bulan umatku - gambar kata

Bulan Ramadhan adalah bulan penuh berkah. Bulan Ramadhan adalah rajanya bulan yang dinanti oleh jutaan umat muslim.

Bulan penuh berkah - kata bergambar

Seutama-utamanya kunjungan adalah masjidil haram dan seutama-utamanya Tempat Kembali syurga semoga Ramadhan mengantarkan keduanya.

Seutama-utamanya bulan ramadhan - gambar kata

Antara 12 bulan Islam, bulan terbaik adalah Ramadhan.

Bulan terbaik dari 12 bulan - kata bergambar

Bulan Ramadhan adalah bulan yang paling mulia bila dibandingkan dengan bulan yang lain.

Bulan Ramadhan Bulan Paling Mulia - Gambar Kata

Duhai SahabaT. Bukti cinta adalah perbuatan, maka cinta Ramadhan bukan sekedar ucapan rindu, tp persiapan dengan ilmu dan amal.

Bukti cinta bulan ramadhan - gambar kata

Bulan Ramadhan adalah bulan yang suci, bulan yang penuh dengan hikmah, hidayah & bulan yang menjadi bulan dambaan bagi kaum muslim.

Ramadhan bulan suci - kata bergambar

“Mereka mengharapkan sepanjang tahun adalah bulan Ramadhan. Kerana keberkatan, kerahmatan, fadhilat, kelebihan yg ada didalam bulan Ramadhan”

Kelebihan bulan ramadhan - gambar kata

Bulan Ramadhan adalah sekolah kehidupan yg melahirkan peningkatan kualitas imam, ibadah, dan akhlak..

Tingkatkan iman dengan ramadhan - gambar kata

Permulaan Ramadhan itu adalah rahmat, pertengahannya adalah keampunan (maghrifah) dan penghujungnya adalah kebebasan dari api neraka.

Permulaaan akhir ramadhan kata bergambar

Rasulullah adalah orang yang paling dermawan dan lebih dermawan lagi pada bulan Ramadhan (HR. Bukhori)

Dermawan di bulan ramadhan - gambar kata

Malam paling indah pada bulan Ramadhan adalah Lailatul Qadr, malam lebih indah daripada seribu malam. Maha Suci Allah.

Malam paling indah - kata bergambar

Shalat 5 waktu,Jumat ke Jumat & Ramadhan ke Ramadhan,adalah penghapus dosa yg ada di antaranya, selama tidak dilakukan dosa besar (HR Muslim)

Ramdahan penghapus dosa - gambar kata

Tanda-tanda dosa diampunkan ketika Ramadhan adalah terus melakukan ketaatan walaupun selepas Ramadhan.

Tanda-tanda dosa ketika ramadhan - gambar kata

Sedih adalah ketika kita harus berpisah dengan bulan ramadhan, dan harapan terbesar adalah bisa kembali berjumpa dengan bulan yg suci ini.

Sedih meninggalkan bulan ramadhan - gambar kata

Bulan Ramadhan adalah bulan yg mulia. Jika dipenuhi dengan amalan maka pahala akan berganda begitupun jika berbuat penipuan/kejahillan dan dosa.

Ramadhan bulan yang mulia kata bergambar

Itulah kata kata mutiara bulan Ramadhan penuh makna untuk sobat semua, dan terimaksih atas kunjungannya.

ANIMASI RAMADHAN DAN HARI RAYA


Previous Older Entries

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 126 pengikut lainnya.